Berita Lampung
Panen Raya Jagung GNTI 2026 di Pesawaran, Petani Didorong Manfaatkan Drone dan Dryer
Hal itu disampaikan Rokhmin saat menghadiri Panen Raya Jagung GNTI 2026 di Desa Sinar Jati, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Ketua Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia ( GNTI) Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa modernisasi pertanian menjadi langkah strategis.
- Terutama untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mewujudkan kesejahteraan petani sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.
- Menurut Rokhmin, sektor pertanian harus terus didorong agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan kearifan lokal.
Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Ketua Umum Gerakan Nelayan Tani Indonesia ( GNTI) Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa modernisasi pertanian menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mewujudkan kesejahteraan petani sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.
Baca juga: Koperasi di Lampung Tengah Serap Hasil Panen Petani untuk Suplai MBG
Hal itu disampaikan Rokhmin saat menghadiri Panen Raya Jagung GNTI 2026 di Desa Sinar Jati, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung sekaligus Pembina GNTI Provinsi Lampung, Winarti, bersama petani dan pengurus GNTI.
Selain itu hadir pula anggota Komisi IV DPR RI I Ketut Suwendra, anggota Komisi V DPR RI Mukhlis Basri, Bupati Pesawaran Nanda Indira, dan Wakil Ketua DPRD Pesawaran Aria Guna.
Kemudian perwakilan gabungan kelompok tani, tokoh masyarakat, fungsionaris DPD PDI Perjuangan Lampung, dan pengurus GNTI dari berbagai daerah.
Menurut Rokhmin, sektor pertanian harus terus didorong agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan petani Indonesia.
"Penggunaan teknologi seperti drone dan combine harvester menunjukkan bahwa petani Indonesia mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.Modernisasi pertanian harus terus didorong agar produktivitas meningkat dan generasi muda tertarik terjun ke sektor pertanian," kata Rokhmin.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari peningkatan produksi, tetapi juga dari kesejahteraan petani yang memperoleh nilai ekonomi layak dari hasil usahanya.
"Produksi yang meningkat harus diikuti pengelolaan pascapanen yang baik. Dengan dukungan teknologi, termasuk pengering hasil panen atau dryer, kualitas jagung dapat terjaga sehingga petani memperoleh harga yang lebih baik dan pendapatan meningkat," ujarnya.
Sementara itu, Winarti menegaskan kesejahteraan petani menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Menurutnya, selain dukungan pada proses budidaya, petani juga membutuhkan fasilitas pascapanen yang memadai agar hasil produksi memiliki kualitas yang baik dan nilai jual yang tinggi.
"Ke depan, petani tidak hanya membutuhkan benih dan alat produksi, tetapi juga dukungan pascapanen seperti dryer. Dengan adanya dryer, kadar air jagung dapat terjaga sesuai standar sehingga harga jual lebih baik dan petani tidak dirugikan saat cuaca kurang mendukung," kata Winarti.
Ia menjelaskan penyediaan dryer menjadi bagian penting dalam membangun sistem pertanian yang terintegrasi mulai dari proses produksi hingga pemasaran hasil panen.
"Kita ingin petani tidak hanya berhasil saat panen, tetapi juga mendapatkan keuntungan maksimal dari hasil panennya. Karena itu, dukungan sarana pascapanen harus menjadi perhatian bersama," tambahnya.
Selain panen raya jagung, kegiatan tersebut juga diisi demonstrasi penggunaan drone pertanian serta penandatanganan komitmen bersama antara GNTI dan petani untuk memperkuat modernisasi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Mengusung tema "Petani Sejahtera, Pangan Berdaulat, Indonesia Kuat," kegiatan ini diharapkan menjadi contoh pengembangan pertanian modern yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kesejahteraan petani di berbagai daerah.
( Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama )
| Kronologi Pencurian Rokok di Warung Pringsewu Terekam CCTV, Pemilik Rugi Rp800 Ribu |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 31 Mei 2026, Cerah Berawan Sepanjang Hari |
|
|---|
| Maling Gasak 10 Bungkus Rokok di Warung Pringsewu, Pemilik Merugi Rp800 Ribu |
|
|---|
| Chandra Mall Gelar Chandra Latte Art Competition 2026, Dukung Barista dan UMKM Kopi |
|
|---|
| Seleksi Menuju PON Beladiri Manado, 320 Atlet Bersaing di Kejuaraan Hapkido Lampung 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Panen-Raya-Jagung-GNTI-2026-di-Pesawaran-Petani-Didorong-Manfaatkan-Drone-dan-Dryer.jpg)