Berita Terkini Nasional

Alasan Sopir Rantis Brimob yang Lindas Driver Ojol sampai Tewas, Tak Lihat

Sopir rantis Barracuda tersebut diduga anggota Brimob bernama Bripka Rohmat, dengan membawa enam personel lainnya.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
RANTIS TABRAK OJOL - Sebanyak 7 anggota Brimob diperiksa di ruang Biro Paminal Divpropam Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2025). Mereka diperiksa buntut tewasnya driver Ojol Affwan Kurniawan. 

Barracuda mampu menahan pecahan granat dan tembakan peluru kaliber 7,62 milimeter (mm).

Kemampuan itu didapatkan karena bodi rantis itu berlapis pelat baja setebal 8 mm.

Di samping itu, ada kaca setebal 4 mm dengan pelat baja tambahan juga telah disiapkan guna menahan laju peluru.

Dalam hal pacu daya, Barracuda ditenagai oleh mesin 3.730 cc empat silinder yang bisa menghasilkan tenaga hingga 218 dk. Adapun sasisnya dibuat oleh Mercedes-Benz.

Transmisi yang digunakan adalah DaimlerChrysler Electrical Pneumatic Shifting (EPS) dengan 8 gigi maju, dan 6 gigi mundur. 

Barracuda memilik winch dan bisa digunakan untuk melintasi medan offroad.

Spesifikasi teknis tersebut belum termasuk spek standar sebagai kendaraan pengendali massa.

Sebagai kendaraan pengendali massa, Barracuda dibekali dudukan untuk penempatan senjata yang berada di atap kendaraan, serta firing port atau lubang tembak yang sesuai untuk laras panjang.

Menurut pemberitaan Kompas.com, Barracuda bisa ditumpangi 12 orang, termasuk pengemudi dan komandan yang duduk di sebelah sopir.

Barracuda memiliki interior yang ergonomis. Pintu-pintunya sengaja dirancang untuk mempermudah keluar masuknya personel.

Interior tergolong ergonomis, dengan pintu-pintu yang didesain untuk memudahkan personil keluar-masuk.

Karena area pandang lumayan tinggi, personel di dalam Barracuda bisa mengawasi kondisi sekitar, bahkan ketika digunakan di tengan keramaian lalu lintas 

Terdapat ruang untuk menembak agar personel bisa menembak dari dalam mobil. Pada atap terdapat lampu dengan remote control untuk penerangan.

Berat kendaraan yang menjadi andalan Brimob sejak Maret 2005 itu mencapai 11,7 ton.

Situasi Mencekam
 
Pada pemeriksaan tersebut, anggota Brimob tersebut mengatakan dalam situasi mencekam itu, pintu mobil sempat ditarik massa pedemo sehingga membuat nyawa mereka terancam.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved