Berita Terkini Nasional

Nadiem Makarim Menangis Bertemu Driver Ojol 001 Mulyono

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, terlihat menitikkan air mata bersama Mulyono.

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami
BUAT NADIEM MENABIS - Mulyono (58), seorang pengemudi ojek online yang merupakan sahabat Nadiem Makarim, usai sidang lanjutan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). Nadiem Makarim Menangis Bertemu Driver Ojol 001, Mulyono. 

Ringkasan Berita:
  • Nadiem Makarim terlihat menitikkan air mata
  • Ia menangis bersama Mulyono, driver ojol angkatan pertama “001”
  • Momen terjadi usai sidang kasus Chromebook

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, terlihat menitikkan air mata bersama Mulyono, driver ojek online (ojol) angkatan pertama yang kerap dijuluki “001”.

Kedua sosok ini menangis saat bertemu seorang driver ojol seusai menjalani sidang kasus Chromebook di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026). 

Momen itu terjadi tepat ketika Nadiem bersiap masuk ke mobil tahanan.

Saat itu, terdengar nama Nadiem dipanggil seseorang.

"Nadiem, Nadiem, Dim," panggil seorang pria dari kejauhan dilansir dari Tribunnews.com.

Nadiem yang mendengar pun menghentikan langkahnya dan mencari sumber suara.

Saat mengetahui sosok yang memanggilnya, Nadiem dan pria tersebut langsung berpelukan.

Keduanya terlihat menangis, bahkan saat Nadiem masuk ke mobil tahanan.

Siapakah pria tersebut? Ia adalah Mulyono, pria berusia 58 tahun yang berprofesi sebagai driver ojol GoJek.

Mulyono merupakan driver ojol GoJek angkatan pertama yang kerap dijuluki sebagai 001.

Sebagai driver ojol GoJek angkatan pertama, Mulyono kerap mendapat tantangan dan perlakuan tak menyenangkan saat awal merintis.

Pada 2012, Mulyono pernah diancam senjata tajam saat mengantar barang untuk customer di kawasan Tangerang, Banten.

Kejadian ini terjadi pada tahun 2012 di daerah Tangerang.

"Saya ngotot pengen masuk, akhirnya mereka ngrongrong saya dengan cacian makian bahkan salah satu orang pun ngalungin senjata tajam," paparnya saat hadir dalam siniar Uya Kuya pada 2019 silam.

Tak hanya itu, Mulyono juga mendapat perlakuan tidak enak saat berniat untuk mengajak tukang ojek pangkalan bergabung menjadi driver ojol.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved