Berita Lampung

Suami Kabur Usai Bacok Istri yang Hamil Muda, Korban Luka Parah

Suami berinisal SY (40) kabur setelah tega membacok istrinya sendiri, PA (34) yang sedang hamil 4 bulan. 

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/istimewa
SUAMI KABUR - Korban KDRT di Pesisir Barat, Lampung menjalani perawatan intensif tim medis. Suami berinisal SY (40) kabur setelah tega membacok istrinya sendiri, PA (34) yang sedang hamil 4 bulan.  

Ringkasan Berita:
  • Suami berinisal SY (40) kabur setelah tega membacok istrinya sendiri, PA (34) yang sedang hamil 4 bulan. 
  • Peristiwa pembacokan ini terjadi di Pasar Ulu 1, Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung Selasa (3/2/2026) malam.
  • Korban mencoba bertahan dengan menangkis pakai tangan kanan hingga luka robek yang cukup lebar dan pendarahan hebat.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesisir Barat Seorang suami berinisal SY (40) kabur setelah tega membacok istrinya sendiri, PA (34) yang sedang hamil 4 bulan. Keberadaannya kini diburu polisi. 

Peristiwa pembacokan ini terjadi di Pasar Ulu 1, Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung Selasa (3/2/2026) malam.

Insiden bermula ketika pelaku yang merupakan warga Pekon Way Redak menyambangi kediaman korban sekitar pukul 18.45 WIB. Tanpa disadari korban, pelaku ternyata sudah menyiapkan sebilah golok dari rumahnya.

Setibanya di lokasi pada pukul 19.00 WIB, suasana rumah yang semula tenang mendadak berubah mencekam. 

Pasangan suami istri ini terlibat adu mulut hebat yang dipicu permasalahan rumah tangga. Permasalahan itu telah lama terpendam.

Baca juga: Wanita Hamil di Pesisir Barat Lampung Cacat Permanen Dianiaya Suami, Ibu Jari Putus

Lurah Pasar Kota Krui, Rusmin Mawar Tanjung, menjelaskan bahwa cekcok tersebut berujung pada penganiayaan berat. Pelaku yang sudah gelap mata langsung menghunuskan senjata tajam ke arah korban.

"Pertengkaran tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Berdasarkan laporan yang kami terima, pelaku memang sengaja mendatangi rumah istrinya dengan membawa sebilah golok," ujar Rusmin, Selasa malam.

Dalam kondisi terdesak, korban berupaya keras melindungi nyawanya dan janin di dalam kandungannya. Ia sempat menangkis tebasan golok pertama dengan tangan kiri, namun peristiwa itu membuat ibu jari kirinya putus.

Tidak berhenti di situ, pelaku yang semakin beringas kembali menyerang. Korban mencoba bertahan dengan menangkis pakai tangan kanan hingga luka robek yang cukup lebar dan pendarahan hebat.

"Pelaku kembali menyerang. Saat korban berusaha menghindar dengan memutar badan, ia justru terkena di bagian punggung kiri yang mengakibatkan luka sobek cukup serius," lanjut Rusmin.

Melihat korban sudah bersimbah darah dan tidak berdaya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Warga sekitar yang mendengar keributan segera berdatangan untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban.

Sekitar pukul 19.22 WIB, warga dibantu Babinsa Koramil 422-03/Pesisir Tengah mengevakuasi PA ke Puskesmas Krui. Korban sudah dalam kondisi bersimbah darah karena luka berat. 

Korban kini tengah menjalani perawatan medis intensif akibat luka permanen dan trauma berat yang dialaminya. "Infonya korban dirujuk ke RS Kota Bumi," Ujar Rusmin.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian bersama warga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang berstatus buron. Masyarakat diminta segera melapor jika melihat keberadaan pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya.

Pesan Psikolog RSJ

Psikolog Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung, Retno A. Riani, menilai kejadian tersebut merupakan puncak dari agresivitas yang tidak terkelola dan kurangnya kemampuan negosiasi dalam rumah tangga.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved