Berita Viral

3 Gadis Remaja Tertabrak Kereta Api saat Sedang Selfie, Tewas di Tempat

Nasib tragis tiga gadis belia tewas tertabrak kereta saat sedang selfie di jalur kereta GOR Sarengat, Kabupaten Batang, Jateng.

Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
TERTABRAK KERETA - Ilustrasi kereta. Nasib tragis tiga gadis belia tewas tertabrak kereta saat sedang selfie di jalur kereta GOR Sarengat, Kabupaten Batang, Jateng. 

Ringkasan Berita:
  • Nasib tragis tiga gadis belia tewas tertabrak kereta saat sedang selfie di sekitar jalur kereta GOR Sarengat Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/2/2026). 
  • Ketiganya berinisial IS (15), D (15), dan G (15), tewas seketika di lokasi kejadian. 
  • Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengonfirmasi kabar tersebut.

Tribunlampung.co.id, BatangNasib tragis tiga gadis belia tewas tertabrak kereta saat sedang selfie di sekitar jalur kereta GOR Sarengat Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/2/2026). 

Para korban berinisial IS (15), D (15), dan G (15). Ketiganya merupakan warga Kelurahan Kasepihan, Kecamatan Batang dan tewas seketika di lokasi kejadian. 
 
Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengonfirmasi kabar tersebut.

Pihaknya menyampaikan duka cita mendalam dan keprihatinan atas kecelakaan yang menelan korban jiwa itu.

"KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan kejadian ini," ujarnya.

Baca juga: Soal Jalur Kereta Api Trans Sumatera, Begini Kata PT KAI Tanjungkarang

Lebih lanjut Luqman menuturkan insiden tersebut mengakibatkan KA Argo Merbabu sempat berhenti luar biasa untuk pemeriksaan kondisi sarana.

Usai dinyatakan aman oleh awak sarana perkeretaapian, kereta kembali berangkat dari lokasi.

Atas kejadian itu, KAI Daop 4 Semarang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

"Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa rel kereta bukan tempat bermain, apalagi lokasi swafoto," ujarnya, dikutip tribunjateng.com dari kompas.tv.

Sementara itu, penjaga pos perlintasan sebidang GOR Sarengat, Batang, Ramelan mengatakan di sepanjang lokasi menyimpan risiko besar karena kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan sering tanpa suara klakson panjang.

Pihaknya berharap orang tua turut mengingatkan anak-anak agar menjauhi rel KA, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali di masa mendatang.

Ibu-Anak Tertabrak Kereta Api

Ibu dan anak meninggal dunia dalam kecelakaan sepeda motor Honda Vario 125 bernomor polisi G 4314 BT dengan Kereta Api (KA) Harina relasi Bandung-Surabaya Pasarturi.

Peristiwa terjadi di KM 98+300 lintasan antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Senin (29/12/2025) sore.

Korban yang meninggal bernama Muji Rahayu Slamet (35), warga Dukuh Kendayaan, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, bersama dua anaknya, Agung Januar Putra (11) dan Ajeng (7).

Melansir Tribun Jateng, Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB saat wilayah setempat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Ketiga korban diketahui melintasi jalur rel menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 bernomor polisi G 4314 BT dari arah selatan menuju utara.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved