Berita Viral

3 Gadis Remaja Tertabrak Kereta Api saat Sedang Selfie, Tewas di Tempat

Nasib tragis tiga gadis belia tewas tertabrak kereta saat sedang selfie di jalur kereta GOR Sarengat, Kabupaten Batang, Jateng.

Tayang:
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
TERTABRAK KERETA - Ilustrasi kereta. Nasib tragis tiga gadis belia tewas tertabrak kereta saat sedang selfie di jalur kereta GOR Sarengat, Kabupaten Batang, Jateng. 

Berdasarkan informasi kepolisian, jarak pandang yang terbatas akibat hujan deras diduga membuat pengendara tidak menyadari adanya kereta api yang melaju.

Akibatnya, sepeda motor langsung tertabrak hingga para korban terpental dari kendaraan.

Kapolsek Sragi, AKP Turkhan, membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca buruk saat itu sangat mempengaruhi visibilitas di sekitar jalur rel, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

"Pada saat kejadian hujan lebat sehingga jarak pandang terbatas.

Korban melintas,, di jalur rel dan tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas, hingga sepeda motor tertampar kereta dan ketiga korban terpental," ujar AKP Turkhan.

Ketiga korban masing-masing bernama Muji Rahayu Slamet (35), warga Dukuh Kendayaan, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, bersama dua anaknya, Agung Januar Putra (11) dan Ajeng (7).

Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat.

Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa titik awal benturan berada sekitar 30 meter dari posisi sepeda motor ditemukan.

"Sementara posisi para korban ditemukan terpisah di sisi timur motor dengan jarak antara 6 hingga 8 meter, seluruhnya dalam posisi terkurap," ucapnya.

Petugas Polsek Sragi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, olah TKP, serta koordinasi dengan pihak terkait. Selanjutnya, ketiga korban dievakuasi ke RSUD Kraton untuk penanganan lebih lanjut.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur perlintasan kereta api, terutama saat kondisi cuaca buruk.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, memastikan kondisi aman, dan memperhatikan lingkungan sekitar sebelum melintas di jalur rel agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas AKP Turkhan.

Diberitakan sebelumnya, Kereta Api (KA) Harina relasi Bandung-Surabaya Pasarturi mengalami insiden temperan dengan motor di kilometer 98 + 2/3 jalur antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Senin (29/12/2026) sore.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA Harina sempat berhenti untuk pemeriksaan sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan, bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 15.14 WIB saat KA Harina melintas di lokasi kejadian.

"KAI Daop 4 turut prihatin atas kejadian ini. Korban selanjutnya dievakuasi oleh Unit Pengamanan dan ditangani oleh Polsek Sragi," ujar Luqman saat dihubungi Tribunjateng.com.

Berita selanjutnya Wanita Sujud Takut Dimassa, Gasak Amplop Milik 9 Korban Tewas Kecelakaan Kereta

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved