Berita Terkini Nasional

Nasib Camat dan Guru PPPK di Bengkulu yang Digerebek Warga

Sekretaris daerah (Sekda) Seluma Deddy Ramdhani mengungkap alasan keduanya mendapatkan saksi tersebut.

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
KASUS CAMAT PRIUKAN - Sekretaris Daerah Seluma, Deddy Ramdhani, SE, M.SE dikonfirmasi Senin 23 Maret 2026 mengatakan bahwa Camat Air Periukan dan Guru PPPK terlibat asusila telah disanksi tegas, Senin (23/3/2026). 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Seluma, Munarwan Safu'i, membenarkan hal ini. 

Namun, pihaknya masih ingin memastikan kebenaran informasi tersebut karena belum ada keterangan resmi dari sekolah maupun pihak Kecamatan Air Periukan.

"Info yang saya dapat benar seperti itu. YR ini guru PPPK yang mengajar di SDN 65 di Desa Kayu Arang atau depan Polsek Sukaraja," terang Munarwan, Selasa siang (9/12/2025).

Untuk memastikan hal ini, Munarwan telah memerintahkan pengawas dan kepala SDN 65 memanggil YR guna dimintai klarifikasi terkait video penggerebekan yang menampilkan dirinya.

"Pak Kepsek dan pengawas telah saya minta untuk memanggil YR ini, untuk dimintai klarifikasi. Karena jika melihat video yang beredar, benar YR yang ada di video tersebut," kata Munarwan.

Munarwan menegaskan bahwa tindakan tegas pasti akan diberikan jika wanita yang digerebek bersama Camat Air Periukan tersebut benar YR. 

 Ia meminta kepala SDN 65 segera memanggil yang bersangkutan.

"Sanksi tegas pasti akan kita berikan. Karena perbuatan ini tidak mencerminkan etika seorang guru atau tenaga pendidik," ujar Munarwan.

Digerebek Warga

Sebelumnya diberitakan, Camat Air Periukan, HA (43), digerebek warga setelah didapati berduaan dengan seorang wanita bersuami di sebuah kamar kos di Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Senin (8/12/2025) petang.

Penggerebekan yang dipicu kecurigaan warga itu membuat situasi sempat memanas.

Camat menjadi sasaran kemarahan massa sebelum akhirnya diamankan aparat.

Pasangan bukan muhrim tersebut ditemukan di salah satu rumah kos di Desa Riak Siabun sekitar pukul 11.00 WIB. 

Saat digerebek, Camat sudah melepas kaos singlet dan keduanya berada di dalam kamar.

sumber: Tribun Bengkulu 

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved