Berita Terkini Nasionalre

Istri Sayat Suami Gegara Tepergok Chattingan dengan Pria Lain, Sempat Minta Maaf

Istri sayat leher suami usai tepergok chattingan dengan pria lain. Kejadian bukan yang pertama kali.

Tayang:
Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TribunJogja.com/Neti Istimewa Rukmana
BARANG BUKTI: Polisi sedang menunjukkan barang bukti istri iris leher suami saat jumpa pers di Polres Bantul, Rabu (13/5/2026) 

Tribunlampung.co.id, JogjaIstri sayat leher suami usai tepergok chattingan dengan pria lain, dan bukan yang pertama kali.

Kejadian di Losmen Dworowati, Padukuhan Mancingan XI, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul Sabtu lalu. 

Saat masih di rumah di kampung halaman Karanganyar, sang istri juga telah mencoba melukai suami dengan mengayunkan pisau hingga mengenai pelipis pasangan hidupnya itu.

Aksi sang istri menyayat leher suami dengan pisau di Losmen di Parangtritis pada Sabtu (9/5/2026) lalu merupakan aksi kedua ketika mereka sekeluarga berlibur di pantai tersebut.

Panit Reskrim Polsek Kretek, Ipda Kismanto, mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat korban dan tersangka yang merupakan pasangan suami istri, Sukimin (35) dan istri AF (25) berlibur di Pantai Parangtritis.

Baca Juga: Pengakuan Suami Bunuh Istri dan Mertua, Pernah Lihat Istri Digoda Laki-laki Lain

"Mereka aslinya Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Namun, mereka merantau di Ibu Kota Negara (IKN). Kebetulan pada saat itu, mereka pulang kampung di Karanganyar," ujar Ipda Krismanto, saat jumpa pers di Polres Bantul, Rabu (13/5/2026).

Saat itu, korban mengetahui di dalam handphone tersangka, tersangka melakukan komunikasi dengan seorang laki-laki.

Korban mencoba menegur dan mengingatkan tersangka, namun malah berujung salah paham. 

Saat itu, tersangka melihat ada pisau di dapur rumah Karanganyar, sehingga mengambil dan diayunkan ke korban hingga mengenai bagian pelipis korban dan mendapatkan enam jahitan.

"Pertikaian sempat mereda dan tersangka mengajak korban untuk main atau berwisata ke Pantai Parangtritis. Mereka juga membawa anaknya berusia lima tahun ke Parangtritis," terang dia.

Setelah sampai Parangtritis, mereka memesan kamar di Losmen Dworowati. Selanjutnya, mereka bermain ke Pantai Parangtritis dan kembali ke losmen untuk beristirahat. 

"Saat kembali ke losmen, tersangka mampir belanja dulu dan membeli pisau untuk melakukan tindak pidana tersebut. Jadi, korban kembali ke losmen duluan. Kemudian disusul oleh tersangka," ungkap Kismanto. 

Sore harinya, pada saat korban sedang tidur, tersangka memeluk korban sambil menyampaikan ucapan permintaan maaf kepada korban.

Saat itu juga, tersangka langsung mengiris leher korban lebih dari dua kali.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved