Universitas Teknokrat Indonesia
Teknokrat Lanjutkan Inovasi Smart Collar untuk Ternak Sapi
CoE Smart Agriculture Teknokrat melanjutkan pengembangan terhadap perangkat Smart Collar untukt ternak sapi.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
“Kami tidak hanya membuat prototipe, tetapi terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar teknologi ini benar-benar siap digunakan oleh peternak,” jelasnya.
Pada tahun 2025, pengembangan Digital Smart Collar ini memperoleh dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui skema SINERGI.
Pendanaan ini menegaskan bahwa inovasi yang dikembangkan memiliki potensi kuat untuk dihilirisasi dan diterapkan secara luas di masyarakat.
Melalui skema hilirisasi, hasil riset mahasiswa dan dosen tidak hanya berhenti sebagai luaran akademik, tetapi diarahkan menjadi produk teknologi yang siap diimplementasikan dan memiliki nilai manfaat ekonomi dan sosial.
Digital Smart Collar menjadi salah satu contoh konkret keberhasilan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong inovasi berbasis teknologi digital.
Sebagai bagian dari upaya diseminasi hasil riset dan inovasi, Digital Smart Collar ini ditampilkan dalam Expo Akademik Universitas Teknokrat Indonesia yang diselenggarakan pada 21–22 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang pameran berbagai produk unggulan hasil riset dan hilirisasi sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia.
Pada expo tersebut, Digital Smart Collar menarik perhatian pengunjung karena menawarkan solusi nyata bagi permasalahan di sektor peternakan.
Kehadiran produk ini juga menunjukkan peran aktif Center of Excellence Smart Agriculture dalam mendukung transformasi digital di bidang pertanian dan peternakan.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan mahasiswa dan dosen pembimbing dalam mengembangkan Teknologi Digital Smart Collar hingga versi ketiga dan berhasil memperoleh pendanaan hilirisasi nasional.
“Kami mengapresiasi kerja keras tim Center of Excellence Smart Agriculture yang secara konsisten mengembangkan inovasi teknologi untuk membantu peternak. Digital Smart Collar ini merupakan bukti nyata bahwa riset dan inovasi di Universitas Teknokrat Indonesia berorientasi pada solusi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Rektor.
Rektor menegaskan universitas akan terus mendorong penguatan pusat-pusat unggulan (Center of Excellence) sebagai motor penggerak riset terapan dan hilirisasi teknologi.
Ia berharap Digital Smart Collar ini dapat terus dikembangkan hingga siap diimplementasikan secara luas dan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan peternak.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)
| Pengabdian Masyarakat Teknokrat: Inovasi Energi Terbarukan untuk Generasi Muda |
|
|---|
| Alumni Teknokrat Ega Delviani Berkarir Cemerlang Jadi Analis SDM ASN di Pemkab Tanggamus |
|
|---|
| Mahasiswa Teknokrat Torehkan Prestasi Ajang Muli Mekhanai Tulangbawang 2026 |
|
|---|
| Di Balik Kilau Emas yang Tak Pernah Redup |
|
|---|
| Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Pionir Pengajaran AI di Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/LANJUTKAN-PENGEMBANGAN-CoE-Smart-Agriculture-578.jpg)