Universitas Teknokrat Indonesia

Ratusan Publikasi Ilmiah Terindeks SCOPUS, Teknokrat Semakin Perkuat Posisi Global

Universitas Teknokrat Indonesia publikasi 166 dokumen dari enam peneliti unggulan yang terindeks SCOPUS.

Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia
PUBLIKASI TERINDEKS SCOPUS - Universitas Teknokrat Indonesia publikasi 166 dokumen dari enam peneliti unggulan yang terindeks SCOPUS. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia kian menegaskan eksistensinya di kancah akademik internasional melalui pencapaian luar biasa dalam publikasi artikel ilmiah bereputasi. 

Para dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia, Perguruan Tinggi Terbaik ASEAN Kampusnya Sang Juara itu terus menorehkan karya ilmiah terindeks di SCOPUS.

Berdasarkan data yang dirilis pada 23 April 2026, tercatat lebih dari 166 dokumen dari enam peneliti unggulan telah berhasil terindeks di SCOPUS, yang merupakan basis data jurnal ilmiah paling berpengaruh di dunia.

Dr. Ryan Randy Suryono, S.Kom., M.Kom. menjadi peneliti dengan kontribusi tertinggi yakni 56 dokumen dan H-Index 12.

Disusul para pakar lainnya seperti Arniza Fitri, Ph.D. di bidang Teknik Sipil (33 dokumen), Dr. Rohmat Indra Borman di bidang Pengolahan Citra (28 Dokumen), serta Dr. Heni Sulistiani di bidang Data Science (17 Dokumen), Dr. Dedi Darwis di bidang Steganografi (16 Dokumen), dan Prof. Akhyar Rido di Bidang Interaksi dan Pegagogi Kelas (16 Dokumen).

Keberhasilan ini merupakan buah dari ekosistem riset yang dibangun secara strategis dan berkelanjutan oleh pihak universitas.

Universitas Teknokrat Indonesia secara konsisten memberikan dukungan penuh bagi para akademisinya melalui pendanaan hibah penelitian internal yang kompetitif.

Fasilitasi pusat unggulan riset/Center of Excellence (COE), hingga Coaching Clinic untuk berkompetisi dalam hibah nasional maupun internasional.

Seperti program BIMA, Hilirisasi Riset, dan Hibah Riset Kolaborasi Internasional dari Kemdiktisaintek RI.                

Komitmen ini juga mencakup pemberian insentif finansial dan percepatan karier bagi peneliti yang produktif guna mendorong terciptanya inovasi yang berdampak luas.

Selain keunggulan di bidang publikasi, Universitas Teknokrat Indonesia juga memperkuat dampak risetnya melalui peran strategis Center of Excellence (CoE) yang menjadi pusat inovasi dan pengembangan teknologi terapan.

CoE ini berfungsi sebagai jembatan antara temuan akademis para dosen dengan kebutuhan riil di dunia kerja, di mana saat ini universitas telah aktif menjalin kemitraan dengan banyak Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kolaborasi sinergis dengan mitra industri ini, karya-karya riset dosen seperti teknologi kecerdasan buatan, keamanan siber, hingga infrastruktur berkelanjutan dapat langsung diimplementasikan dan diuji validitasnya dalam skala industri.

Memastikan setiap inovasi yang lahir dari Universitas Teknokrat Indonesia memberikan nilai tambah yang nyata bagi kemajuan ekonomi dan teknologi bangsa.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A menegaskan jika capaian ini adalah manifestasi dari visi besar untuk bertransformasi dari Research University menjadi Innovative University.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved