Polda Lampung
Ditreskrimsus Polda Lampung Bersama Tim Satgas Sidak Pasar Cek Harga Beras
Tim gabungan pengendalian dan pengawasan harga beras termasuk Polda Lampung sidak sejumlah pasar tradisional.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Tim gabungan pengendalian dan pengawasan harga beras melakukan inspeksi ke sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di Kota Bandar Lampung, Jumat (28/11/2025).
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pengawasan rutin ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan, khususnya beras yang termasuk komoditas utama masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh pedagang patuh terhadap ketentuan harga agar tidak ada celah permainan yang merugikan konsumen,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga beras yang dijual pedagang dan distributor tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Pengawasan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB di enam titik, meliputi Pasar Kangkung, Pasar Pasir Gintung, Pasar Tugu, Supermarket Gelael, Supermarket Chandra, dan Indogrosir Lampung.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Badan Pangan Nasional, Bulog Lampung, serta anggota Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Lampung.
Yuni menambahkan, pengecekan dilakukan secara langsung ke kios pedagang dan bagian distribusi di setiap lokasi.
“Petugas memantau harga dari hulu ke hilir, termasuk memeriksa stok dan rantai pasok, sehingga potensi kenaikan harga dapat terdeteksi sejak dini,” katanya.
Hasil pemantauan menunjukkan seluruh pedagang dan distributor di pasar tradisional menjual beras sesuai HET.
“Di tiga pasar yang kami datangi, tidak ditemukan pedagang ataupun distributor yang menjual beras di atas HET,” kata Yuni.
Hal serupa juga ditemukan di pusat perbelanjaan modern. “Tim memastikan Supermarket Gelael, Supermarket Chandra, dan Indogrosir Lampung menjual beras sesuai ketentuan. Tidak ada satu pun yang melebihi HET,” tegasnya.
Ia menegaskan Polda Lampung bersama instansi terkait akan melanjutkan pengawasan secara berkala.
“Pengawasan akan terus kami lakukan untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang masa-masa dengan potensi peningkatan kebutuhan masyarakat,” ujar Yuni.
Dengan hasil pengawasan tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang karena harga beras di Kota Bandar Lampung masih terkendali dan sesuai ketetapan pemerintah.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)
| Polda Lampung Masih Mengejar Pelaku Penembakan Bripka Anumerta Arya Supena |
|
|---|
| Kapolda Lampung Tanam Pohon Bareng Menteri PKP, REI Target 1 Juta Pohon |
|
|---|
| Polda Lampung Gandeng KNPI Berantas Judi Online dan BBM Ilegal |
|
|---|
| Polda Lampung Gelar Khitan Massal dan Bagikan Ratusan Sembako di May Day |
|
|---|
| Polres Lampung Utara Gelar Doa Bersama Sambut May Day 2026, Wujudkan Situasi Aman dan Kondusif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/SIDAK-HARGA-BERAS-Tim-gabungan-pengendalian45.jpg)