TOPIK
Sidang Kasus Suap Mesuji
-
Bantah atur list pemenang proyek, Bupati nonaktif Mesuji Khamami sampai nyebut demi Allah.
-
Sempat ke Bandar Lampung, adik Bupati nonaktif Mesuji Khamami, Taufik Hidayat bukan kawal setoran fee Rp 1,2 milar tapi ambil jam digital.
-
Bahkan, adik kandung Bupati nonaktif Mesuji Khamami itu bisa memesan paket proyek layaknya booking tiket pesawat.
-
Memanfaatkan status sebagai adik kandung Bupati nonaktif Mesuji Khamami, Taufik Hidayat dengan entengnya minta paket proyek di Dinas PUPR Mesuji.
-
Khamami dihadirkan bersama terdakwa lain, yakni adik kandungnya Taufik Hidayat dan Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra.
-
Sebelum lakukan silaturahmi ke rumah dinas Kapolda, Wawan Suhendra, Sekertaris Dinas PUPR mengaku sempat ke rumah dinas Kajati Lampung.
-
Ditanya soal Nota Dinas Bupati apakah untuk mencairkan uang rokok, Wawan Suhendra, Sekertaris Dinas Mesuji ngaku gak tahu apa-apa.
-
Buat list ploting proyek, Wawan Suhendra Sekertaris Dinas PUPR Mesuji mengaku hanya diperintah oleh atasan.
-
Bupati non aktif Mesuji Khamami kembali menjalani sidang lanjutan suap fee proyek infrastruktur Mesuji di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis.
-
Beberapa paket ploting lelang pekerjaan di Mesuji diberikan kepada intansi pemerintah di Lampung.
-
Jika tidak mengakui tuduhan tersebut, kata Wawan, tidak menjadi masalah, karena akan ada konsekuensi hukumnya.
-
Saply membantah kesaksian Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri yang mengatakan dirinya mendapatkan plotting proyek.
-
Dicecar seputar plotting proyek hingga nota dinas, Plt Bupati Mesuji Saply mengaku tak tahu apa-apa.
-
Nama Plt Bupati Mesuji Saply diduga dicatut oleh seorang oknum wartawan untuk mendapatkan proyek.
-
Jaksa pun menanyakan kebenaran Saply yang saat itu masih menjadi Wakil Bupati Mesuji dan Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah mendapat proyek.
-
Beberapa paket ploting lelang pekerjaan di Mesuji diberikan kepada intansi pemerintah di Lampung.
-
Bupati non aktif Mesuji Khamami kembali menjalani sidang lanjutan suap fee proyek infrastruktur Mesuji di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis.
-
Jaksa KPK mendatangkan lima saksi dalam persidangan lanjutan perkara dugaan suap fee proyek Mesuji.
-
Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang murka lantaran saksi yang dihadirkan memberikan keterangan berbelit-belit.
-
Seorang tukang bakso blak-blakan menceritakan cara mendapatkan proyek di Pemkab Mesuji yang dilakukan Taufik Hidayat.
-
Semua pemilik perusahaan yang dipinjam oleh Taufik Hidayat kompak mengaku tak tahu proyek apa yang dikerjakan.
-
Hanya dengan modal Rp 3 juta sampai Rp 7,5 juta, adik kandung Bupati nonaktif Mesuji Khamami dapat proyek senilai Rp 25 miliar.
-
Dicecar soal permintaan uang dari Khamami, Bupati nonaktif Mesuji ke adiknya Taufik Hidayat, saksi Paing bertele-tele.
-
Keperluan proyek, Taufik Hidayat, adik kandung Bupati nonaktif Mesuji Khamami gunakan rekening bank Farikh Basawad alias Paing.
-
Kembali digelar, sidang perkara suap fee proyek Mesuji dengan terdakwa Bupati non aktif Mesuji Khamami datangkan empat orang saksi.
-
Modus korupsi tersebut terungkap dalam persidangan perkara dugaan suap fee proyek infrastruktur Mesuji di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin, 1 Ju
-
Uang fee proyek disikat habis oleh Bupati nonaktif Mesuji Khamami, Umar Rasidi hanya bisa pasrah.
-
Kadispora Mesuji Syahril membeberkan adanya aliran dana berupa "uang rokok" 10 persen untuk Bupati nonaktif Mesuji Khamami.
-
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK sebut Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Mejusi beri keterangan terbelit-belit.
-
Khamami Bupati non aktif Mesuji kembali menjalani sidang lanjutan suap fee proyek infrastruktur Mesuji di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Senin.