TOPIK
Polisi Meninggal Ditembak di Lampung
-
Taufik urung kejar pelaku penembakan Brigpol Arya Supena setelah ditodong pistol saat hendak memukul pelaku curanmor pakai sapu yang dipegangnya.
-
masih terdapat budaya instan masyarakat yang ingin memperoleh uang tanpa bekerja keras meski harus mengambil risiko melakukan tindakan kriminal.
-
Brigadir Arya Supena (32), anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, gugur saat berusaha menggagalkan upaya curanmor, Sabtu (9/5/2026).
-
Brigadir Arya Supena (32), anggota Ditintelkam Polda Lampung, gugur saat berusaha menggagalkan upaya curanmor, Sabtu (9/5/2026) pagi.
-
Taufik mengaku sempat berniat memukul pelaku pakai sapu, namun\ niat tersebut diurungkan setelah pelaku mengarahkan pistol ke wajahnya.
-
Anggota polisi yang meninggal dalam tugas tersebut adalah Brigadir Arya Supena (32), merupakan personel Itelijen Polda Lampung.
-
Personel Intelkam Polda Lampung itu menjadi korban penembakan pelaku curanmor depan sebuah toko roti di Bandar Lampung, Sabtu (10/5/2026).
-
Pandangannya tertuju ke arah peti jenazah sepupunya, Brigadir Arya Supena, yang perlahan diturunkan ke liang lahat dengan iringan upacara Pedang Pora.
-
Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Jovita serta dua orang anak yang masih kecil.
-
Galung seketika diberitahu bahwa Brigadir Arya Supena (32), sepupu sekaligus teman kecilnya gugur saat berupaya menggagalkan curanmor.
-
Sepupu Brigadir Arya, Galung berbagi cerita tentang sisi lain sang Bhayangkara yang gugur ditembak pelaku curanmor di Bandar Lampung.
-
Tangisan keluarga pecah saat yasinan malam pertama Brigadir Arya Supena, polisi yang gugur ditembak saat bertugas di Bandar Lampung.
-
Suasana duka menyelimuti kediaman Brigadir Arya Supena (32) di Jalan Piagam Jakarta, RT 002 RW 001, Kelurahan Mulyosari, Kota Metro.
-
Jovita terpikir nasib kedua anaknya setelah Brigadir Arya Supena (32), anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung gugur tertembak.
-
Jenazah Brigadir Arya Supena (32), anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung akan dimakamkan di Kecamatan Metro Barat, Kota Metro.
-
Jovita, istri Brigadir Arya Supena (32), anggota Direktorat Intelkam Polda Lampung yang gugur tertembak, menangis pilu di RS.
-
Mira, salah satu karyawan di Yussy Akmal, mengatakan sejumlah pegawai dimintai keterangan oleh kepolisian terkait kasus penembakan.
-
Kediaman Brigadir Arya Supena (32) di Jalan Mata Intan, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, tampak sepi.
-
Wanita tersebut adalah ibunda dari Brigadir Arya Supena (32) anggota Intelkam Polda Lampung yang gugur ditembak pelaku curanmor.
-
Rekaman CCTV menangkap detik-detik polisi meninggal ditembak pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Bandar Lampung.
-
Anggota polisi meninggal ditembak pelaku curanmor adalah Brigadir Arya Supena (32), anggota Intelkam Polda Lampung.
-
Peristiwa yang menghilangkan nyawa anggota polisi Brigadir Arya Supena terjadi di halaman parkir Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
-
Garis polisi (police line) berwarna kuning melintang menutupi area depan toko hingga menyentuh trotoar jalan.
-
Istri korban tampak tidak bisa membendung kesedihannya lantaran ditinggal sang suami untuk selama-lamanya.
-
Brigadir Arya merupakan anggota Intelkam yang gugur ditembak di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
-
Anggota polisi yang meninggal dunia ditembak adalah Brigadir Arya Supena, Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung.
-
Garis polisi tersebut membentang di halaman toko kue dan oleh-oleh Yussy Akmal di Jalan ZA Pagaralam, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
-
Peristiwa penembakan anggota polisi sampai meninggal dunia tersebut terjadi di halaman Toko Yuzi Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
-
Polda Lampung membentuk tim khusus untuk kejar pelaku curanmor yang menembak anggota Polda Lampung Brigadir Arya Supena hingga meninggal dunia.
-
Brigadir Arya Supena yang meninggal dunia ditembak diduga pelaku curanmor usai pulang piket.