Netizen ini Ungkap Data Hoax Dokter di ILC Tentang LGBT Paling Rentan HIV/AIDS

Isu Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) kembali ramai dibicarakan di media sosial.

Netizen ini Ungkap Data Hoax Dokter di ILC Tentang LGBT Paling Rentan HIV/AIDS
Twitter/@ILC_tvOnenews
Karni Ilyas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Isu Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) kembali ramai dibicarakan di media sosial.

Ramainya isu LGBT ini setelah Mahkamah Konstitusi Indonesia menolak desakan untuk memperluas pasal perzinahan dan melarang hubungan seksual di antara kaum homoseksual.

Baca: Posting Video Berbahasa Jawa Super Medok, Rapper Dunia Rich Chigga Buat Heboh Netizen

Sebuah kelompok bernama Aliansi Cinta Keluarga (AILA), mengajukan uji materi terhadap pasal perzinahan dalam KUHP dan hubungan homoseksual di Mahkamah Konstitusi Jakarta tahun lalu.

Jika gugatan ini disetujui, hubungan seksual diantara sesama jenis dan hubungan seksual di luar ikatan pernikahan resmi akan dianggap ilegal, namun majelis hakim Mahkamah Konstitusi yang beranggotakan sembilan orang dengan hasil suara yang berbeda tipis memutuskan menolak permohonan tersebut.

Empat hakim menyatakan tidak setuju, termasuk Ketua Mahkamah Konstitusi.

"Permohonan ini ditolak secara keseluruhan," kata Ketua Mahkamah Konstitusi,  Arief Hidayat ketika membaca putusan di Pengadilan MK, Kamis, 14 Desember 2017.

Namun, banyak pihak yang salah memahami putusan tersebut.

Belakangan banyak beredar postingan di media sosial yang menuduh MK telah melegalkan perbuatan zina dan homoseksual dalam putusannya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD pun angkat bicara terkait hal itu.

Halaman
1234
Tags
ILC
LGBT
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help