BREAKING NEWS LAMPUNG

Miris, Tak Ada Air Bersih, Warga Mandi Pakai Air Banjir

Nurhidayah, warga lain, mengaku ibu-ibu terpaksa mencuci dan mandi dengan menggunakan air banjir.

Miris, Tak Ada Air Bersih, Warga Mandi Pakai Air Banjir
tribun lampung/dedi sutomo
Ibu-ibu terpaksa menggunakan air banjir untuk mandi dan mencuci pakaian. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SRAGI - Banjir di Umbul Buah, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan membuat air sumur warga tercemar. Untuk itu, mereka mengharapkan bantuan sembako dan air bersih.

Iping, warga setempat, mengatakan, sejauh ini Pemkab Lampung Selatan baru mendirikan tenda pengungsian. Sedangkan bantuan berupa sembako dan air bersih belum ada.

"Air bersih sangat dibutuhkan. Karena sumur bor warga tidak bisa digunakan," kata Iping, Minggu, 11 Maret 2018.

Baca: Banjir Masih Kepung Sragi, 120 Rumah Terendam

Baca: Desa Terisolasi, Warga Belum Juga Dapat Bantuan Dapur Umum

Nurhidayah, warga lain, mengaku ibu-ibu terpaksa mencuci dan mandi dengan menggunakan air banjir. Karena tidak ada sumber air bersih yang bisa digunakan.

Sementara air galon yang ada digunakan untuk kebutuhan minum dan memasak. "Kalau tidak mencuci dan mandi di sini, mau di mana lagi. Semua terkepung banjir," tandasnya.

Luapan Sungai Way Sekampung yang menggenangi rumah warga sudah terjadi sejak Jumat, 9 Maret 2018 sore lalu. Sampai pagi ini, sekitar 120 rumah warga di sekitar bantaran kali terendam.

Luapan air tidak hanya merendam rumah warga. Banjir juga membuat puluhan hektare tambak rusak. Akibatnya, para petambak merugi puluhan juta rupiah. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved