Korban Dugaan Cabul Oknum Dosen FKIP Unila Bertambah 2 Orang

Korban dugaan pencabulan oleh CE, oknum dosen FKIP Universitas Lampung, bertambah dua orang.

Korban Dugaan Cabul Oknum Dosen FKIP Unila Bertambah 2 Orang
Ilustrasi/Tribunlampung Dodi Kurniawan
Pencabulan 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ROMI RINANDO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Korban dugaan pencabulan oleh CE, oknum dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung, bertambah dua orang.

Ini terungkap dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi oleh Sub Direktorat IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung.

"Dari pemeriksaan terhadap delapan saksi, ternyata ada dua orang lainnya yang diduga pernah juga menjadi korban dari terlapor (oknum dosen). Ini masih didalami," kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Lampung Ajun Komisaris Besar I Ketut Seregig, Senin (11/6/2018).

Ketut menjelaskan, dua orang lainnya yang diduga turut menjadi korban tersebut juga berstatus mahasiswi. Penyidik akan memeriksa keduanya usai Lebaran, termasuk saksi lain serta terlapor.

"Dua korban itu tidak melapor. Keterangan mereka akan kami kumpulkan sebagai bahan penyidikan," ujarnya.

Ketut memastikan status kasus tersebut telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Sejauh ini, menurut dia, belum ada tersangka lantaran pihaknya masih mengumpulkan bukti.

"Setelah Lebaran kami akan lanjutkan penyidikannya. Kami akan panggil semua untuk dimintai keterangan dan klarifikasi, termasuk terlapor. Mudah-mudahan setelah Lebaran kami menetapkan tersangka," jelasnya.

Dosen FKIP Unila berinisial CE dilaporakan ke Polda Lampung pada 24 April lalu. CE dilaporkan mahasiswinya berinisial DC dengan tuduhan pelecehan dan perbuatan cabul. Aksi itu diduga terjadi saat DC melakukan bimbingan skripsi di ruang dosen tersebut.

Enam Saksi

Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung telah memanggil CE, dosen FKIP Unila yang diduga melakukan pelecehan dan pencabulan terhadap mahasiswi berinisial DC, 18 Mei lalu. Dalam pemanggilan pertama itu, CE berstatus saksi.

Kasubdit IV Renakta Ajun Komisaris Besar I Ketut Seregi menjelaskan, pihaknya juga telah merampungkan pemeriksaan seluruh saksi dalam kasus dugaan asusila yang dilaporkan DC.

Jumlah saksi yang sudah diperiksa dan dimintai keterangan sekitar enam orang. Antara lain office boy gedung FKIP Unila, kepala jurusan, kepala program studi, rekan pelapor, termasuk dosen pembahas pelapor. Serta, Dekan FKIP Unila Patuan Raja.

"Keterangan saksi akan dicocokkan dengan keterangan pelapor. Semua sudah diperiksa. Kami tidak bisa ungkapkan detail, karena itu kan teknis penyelidikan. Tunggu saja nanti hasilnya ya," jelas Ketut.

Penulis: Romi Rinando
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help