BREAKING NEWS LAMPUNG

Warga Desa Banyumas Alami Diare Massal, Ini Dugaan Sementara Penyebabnya

Warga di desa Banyumas kecamatan Candipuro kabupaten Lampung Selatan mengalami diare massal.

Warga Desa Banyumas Alami Diare Massal, Ini Dugaan Sementara Penyebabnya
Tribunlampung/Dedi
Diare Massal di Banyumas 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL - Warga di desa Banyumas kecamatan Candipuro kabupaten Lampung Selatan mengalami diare massal. Dugaan sementara, warga ini mengalami keracunan makanan.

Menurut Halim (43), orangtua dari dua pasien yang mengalami gejala diare dan dirawat di Puskesmas rawat inap Candipuro. Anaknya merasa mual dan muntah-muntah sejak malam dan langsung dibawanya ke puskesmas rawat inap.

Baca: Live Streaming Timnas U-19 Filipina vs Timnas Indonesia Kamis 5 Juli 2018 Pukul 19.00

 “Saya tidak tahu pasti penyebabnya apa. Mereka makan apa. Tapi dari tadi malam keduanya muntah-muntah,” kata dia di puskesmas Candipuro, rabu (4/7).

Sementara itu Nining (17), salah seorang pasien yang mengalami gejala diare massal mengaku merasakan mulas dan sakit pada perutnya usai pulang membantu hajatan dirumah tetangganya.

Baca: Live Streaming Timnas U-19 Filipina vs Timnas Indonesia Kamis 5 Juli 2018 Pukul 19.00

“Makannya magrib. Usai waktu Isya perut terasa sakit. Waktu buang air besar yang keluar air (gelaja diare). Sudah minum obat. Tapi sampai pagi tidak bisa tidur,” kata dia.

Kepala puskesmas rawat inap Candipuro, Sunardi mengatakan para pasien yang mengalami gejalan diare massal itu ada yang dirawat di puskesmas dan ada juga yang dirawat di posko.

Puskesmas dan pihak kecamatan, lanjutnya, membuat posko. Pasalnya daya tampung puskesmas tidak bisa lagi menampung jumlah pasien yang mengalami gejalan diare.

“Jumlah pasien yang mengalami gejalan sama banyak. Tidak tertampung di puskesmas. Karenanya kita buat posko didekat puskesmas untuk bisa melakukan penanganan,” terangnya.

Sampai dengan siang ini jumlah pasien yang mengalami gejalan diare masih terus bertambah. Pihaknya masih belum mendata secara pasti total jumlah pasien yang mengalami gejala diare massal.

“Ada dua pasien yang kita rujuk ke RSUD Bob Bazar,” ujar Sunardi.

Untuk sementara waktu pihaknya belum bisa memastikan penyebab warga mengalami diare massal. Dugaan awalnya, imbuhnya, warga ini mengalami keracunan makan seusai hadir disebuah hajatan warga setempat.(dedi/tribunlapung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved