Diduga Gelapkan Mobil Dinas, Mantan Kabag Umum Pringsewu Dipolisikan

Mantan Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Pringsewu Ananto Pratikno dilaporkan ke Polres Tanggamus atas dugaan penggelapan dua mobil dinas.

Diduga Gelapkan Mobil Dinas, Mantan Kabag Umum Pringsewu Dipolisikan
Ilustrasi - mobil dinas 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Mantan Kepala Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Pringsewu Ananto Pratikno dilaporkan ke Polres Tanggamus atas dugaan penggelapan dua mobil dinas Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Pelaporan tersebut oleh Kepala Bagian Perlengkapan Pemkab Pringsewu Waskito Joko Suryanto pada 6 Juli 2018 kemarin. Waskito saat dihubungi poselnya membenarkan perihal pelaporan tersebut.

Baca: Empat Alasan Mengapa Mandi Air Dingin Lebih Menyehatkan

Laporannya tercatat dengan laporan polisi Nomor : LP/485/VII/2018/LPG/RES TGMS tanggal 6 Juli 2018. Waskito mengatakan, bahwa kendaraan tersebut merupakan mobil dinas Bagian Umum Pemkab Pringsewu, yakni Avanza BE 2068 UZ dan Toyota Hilux BE 9018 UZ.

Baca: Diberi Uang hingga Rp 1 Triliun Agar Tak Berbicara Keras, Begini Jawaban Ustaz Abdul Somad

"Laporan itu kami lakukan karena yang bersangkutan telah mendapat pemindahan jabatan pada 5 Februari 2018 kemarin. Tapi yang bersangkutan tidak juga mengembalikan kendaraan fasilitas Pemerintah Kabupaten Pringsewu," ujar Waskito, Rabu (1/8).

Waskito mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya baik secara lisan maupun tertulis meminta kepada Ananto supaya mengembalikan kendaraan dinas tersebut. Bahkan pihaknya sempat datang ke rumah yang bersangkutan, akan tetapi Ananto tidak juga bersedia mengembalikan kendaraan tersebut.

Selain itu, tambah dia, Inspektorat Pringsewu juga pernah mengapelkan kedaraan dinas Pemkab Pringsewu. Namun, lanjut dia, Ananto tidak juga menghadirkan dua unit mobil dinas tersebut. Oleh karena itu lah pihaknya melaporkan ke Polres Tanggamus.

Sementara itu, Ananto Pratikno menolak telah melakukan penggelapan. Sebab, menurut dia, kedua mobil tersebut dipinjam secara lisan melalui Sekretaris Kabupaten Pringsewu Budiman. Kemudian sebelum lebaran dia mengaku sudah melapor kepada Wakil Bupati jika mobil tersebut ada padanya.

"Mobilnya masih ada semua kok, dibilangin penggelapan itu bagaimana," tuturnya.

Ia mengaku belum bersedia mengembalikan kendaraan tersebut karena merasa belum ada serah terima jabatan dari dirinya sebagai Kepala Bagian Umum kepada Ani Sundari pejabat baru kepala Bagian Umum. Padahal rolling jabatan itu sudah sejak 5 Februari 2018 silam.

Sementara itu Ananto yang kini menjabat Kabid Rehab dan Rekontruksi BPBD Pringsewu belum bersedia serah terima jabatan karena merasa belum mendapat penjelasan atas penurunan eselon pimnya. Ia pun menuding kepala daerah Pringsewu melanggar PP 53. "Karena saya belum sertijab belum tak serahkan," katanya.

Tags
Pringsewu
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help