Tribun Tanggamus

Warga Miskin Tanggamus Bakal Dapat 50 Ekor Ayam Plus Modal Rp 500 Ribu

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tanggamus bakal menggulirkan program pengentasan kemiskinan menyasar 15 ribu keluarga miskin.

Warga Miskin Tanggamus Bakal Dapat 50 Ekor Ayam Plus Modal Rp 500 Ribu
Kompas.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tanggamus bakal menggulirkan program pengentasan kemiskinan menyasar 15 ribu keluarga miskin.

Program yang disasar berupa budidaya ayam.

Hasanudin, Sekretaris DPKP mewakili Kepala DPKP Soni Isnaini mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan modal kandang, ayam dan pakan untuk kebutuhan awal bersumber dari pusat melalui Balai Veteriner Lampung dan diteruskan DPKP Tanggamus.

Warga miskin yang akan menerima bantuan ketentuannya memiliki lahan kosong berukuran 2 meter x 10 meter.

Paman Diciduk Cabuli Keponakan, Terungkap Pelaku Buron 2 Tahun Kasus Perampokan

Status lahan itu milik sendiri dan jika menumpang pemilik membebaskan penggunaanya.

"Kemudian dari lahan itu di atasnya harus dibuatkan kandang ayam".

"Nanti ada modal Rp 500 ribu untuk membuat kandang, kami rasa itu cukup untuk awalan," terang Hasanudin, Selasa (6/2/2019).

Bahagiakan Istri Anda dengan 10 Kalimat Romantis Ini, Dijamin Hubungan Makin Mesra!

Selanjutnya, setiap warga miskin diberi bibit ayam berusia 30 hari sebanyak 50 ekor.

Bibit ayam itu harus dipelihara tidak untuk dijual, agar warga miskin punya keterampilan ternak ayam.

Program tersebut bakal dijalankan tahun ini. Tujuan memberi stimulan ke warga miskin supaya kondisinya meningkat.

Penelitian Menyatakan Mandi Satu Kali Sehari Justru Baik untuk Kesehatan Tubuh

Sedangkan bantuan pangan, masing-masing menerima sebanyak empat sak karung pakan ayam. Jumlah tersebut perkiraannya bisa untuk dua bulan dengan kebutuhan jumlah ayam dan usia ayam.

Selanjutnya warga miskin penerima harus terus memelihara ayam tersebut hingga bertelur dan bertambah populasinya. Apabila awalnya diberi 50 ekor maka harus bertambah lebih dari itu.

"Selama pemeliharaan, kami akan mengawasi. Petugas bidang peternakan akan memberikan vaksin, obat-obatan agar pertumbuhan ayam bagus," terang Hasanudin. (*)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved