KSKP Bakauheni Gagalkan Penyelundupan Sisik Tenggiling dan Daging Babi Hutan

Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menggagalkan upaya pengiriman paket sisik tenggiling dan daging babi hutan

KSKP Bakauheni Gagalkan Penyelundupan Sisik Tenggiling dan Daging Babi Hutan
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan memberi penjelasan saat Ekspose kasus penyelundupan daging babi dan sisik tenggiling 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menggagalkan upaya pengiriman paket sisik tenggiling dan daging babi hutan yang hendak dikirim ke pulau Jawa.

Daging babi dan sisik tenggiling ini diamankan di sea port interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan mengatakan paket sisik tenggiling yang diamankan sebanyak 25 kilogram dan daging babi sebanyak 1,2 ton.

Paket daging babi dibawa menggunakan mobil colt disel box dan untuk sisik tenggiling merupakan barang paket yang dibawa oleh kendaraan paket Dakota.

"Baik daging babi dan juga sisik tenggiling ini tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Untuk tenggiling masuk dalam hewan yang dilindungi saat ini," kata dia saat ekspose di mapolsek KSKP Bakauheni, senin (1/4).

AKBP M. Syarhan mengatakan khusus untuk sisik tenggiling sudah lama tidak lagi muncul pengiriman dari Sumatera ke Jawa.

Paket sisik tenggiling ini asal Medan dan hendak dibawa ke Jakarta. Begitu juga dengan daging babi.

KSKP Bakauheni Amankan 439 Lembar Kulit Ular Sanca Tanpa Dokumen di Mobil Truk Box Asal Kota Medan

"Untuk sisik tenggiling ini sebelumnya memang pernah kami juga menangkap upaya penyelundupannya dari Sumatera ke Jawa. Sudah lama tidak lagi ada. Ini kami kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kembali," tegas mantan Kapolres Pesawaran itu didampingi Kapolsek KSKP AKP Poeloeng Arsa Sudanu.

Selain menggagalkan pengiriman daging babi dan sisik tenggiling, KSKP Bakauheni sebelumnya juga menggagalkan upaya pengiriman kulit ular sanca yang tidak dilengkapi dokumen sebanyak 439 lembar.

Pengiriman paket daging babi, kulit ular sanca dan sisik tenggiling ini melanggar UU Nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dan peraturan tentang hewan dilindungi.

Baik daging babi, kulit ular dan sisik tenggiling yang diamankan diserahkan ke Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung untuk penanganan lebih lanjut.

(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved