Mitos dan Tips Seputar Ketombe yang Perlu Diketahui

Pada umumnya, Ahli Kulit Kepala percaya bahwa adanya ketombe tidak ada kaitannya dengan peningkatan kerontokan rambut.

Editor: Reny Fitriani
Shutterstock/Ilustrasi
rambut rontok 

Orang yang sering begadang adalah mereka yang memiliki waktu tidur lewat dari tengah malam bahkan subuh. Kurang tidur berakibat buruk untuk kulit.

Riset telah menunjukan bahwa kurang tidur dapat mengurangi lemak pada kulit sehingga rentan terkena iritasi. Kulit kepala termasuk bagian dari kulit, maka kurang tidur juga dapat memungkinkan timbulnya ketombe.

4. Stres dapat menyebabkan ketombe

Ada bukti bahwa tingkat emosional dapat memicu tingginya cortisol atau hormone stress pada tubuh. Hal ini dapat memperlambat proses penyembuhan alami kulit serta timbul kemungkinan masalah kulit lainnya. Karena kulit kepala merupakan bagian dari kulit, stres secara psikologi dapat menjadi salah satu pemicu ketombe.

5. Cara agar kulit kepala tetap sehat selama berkendara motor

Helm pelindung yang berisi spons memberikan rasa nyaman tetapi dapat menimbulkan minyak pada kulit kepala, dan munculnya kuman.

Tahukah Anda hasil riset terbaru bahwa sisir rambut perempuan ternyata terkontaminasi kuman lebih banyak dari lubang kloset kamar mandi?

Jika hal ini yang terjadi pada sisir plastik, bisa dibayangkan dengan helm. Meskipun helm digunakan oleh diri sendiri dan terkontaminasi kuman sendiri, tetap direkomendasikan untuk menggunakan cap pelindung kepala untuk menjaga kebersihan rambut ketika menggunakan helm.

6. Keramas setelah olahraga wajib dilakukan

Bagi pecinta olahraga keramas adalah hal wajib dilakukan untuk menghilangkan keringat dan menjagamu dari ketombe.

7. Bagaimana agar rambut bebas ketombe meski menggunakan hijab?

Rutin keramas setiap hari untuk memberi kesegaran pada kulit rambut sekaligus mencegah timbulnya ketombe.

Sumber: Tabloid Nova
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved