49 Motor Hilang di Kampus Unila - Seorang Pencuri Tewas Dihakimi Massa

Apabila masih terjadi pencurian motor di tempat parkir resmi, pihak rektorat wajib mengganti motor yang hilang.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Heribertus Sulis
Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang menggelar aksi unjuk rasa (Unras) sengaja membakar ban sebagai wujud protes mereka. 

Maling Tewas Dikeroyok

Aksi mahasiswa juga dipicu peristiwa tertangkapnya maling motor di lingkungan kampus Unila pada Rabu (7/12) pekan lalu. Ketika itu, massa memergoki seseorang yang hendak mencuri motor di kawasan Unila.

Akibat amuk massa itu, satu orang terduga pencuri motor bernama Andi Irawan (37) tewas. Peristiwa itu terjadi di lahan parkir aula Gedung K Pascasarjana FKIP Unila.

Sebelumnya, atas permintaan Unila, Pemkot Bandar Lampung berencana memutus akses dari Kampung Baru menuju kampus. Hal itu disebabkan maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di lingkungan kampus.

Rencana tersebut memang baru direalisasikan pada 2017 mendatang. Namun, hal itu sudah membuat resah para penghuni Kampung Baru, yang notabene merupakan mahasiswa dan pelajar.

Namun, rencana itu mendapat penolakan dari sejumlah mahasiswa dan warga, khususnya yang menghuni Kampung Baru. Muchlisin, mantan lurah Kampung Baru periode 1955-1988, secara tegas menolak penutupan akses ke kampus Unila.

Alasannya, banyak warga yang menggantungkan hidupnya dari usaha, mulai dari warung hingga indekos.

"Kita nggak mau kalau jalan menuju kampus ditutup. Itu sudah menghilangkan rezeki kami di sini," tutur Muchlisin.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved