Kebakaran di Bandar Lampung

Kronologi Kebakaran 6 Bedeng di Pesawahan Bandar Lampung, Diduga Korsleting Listrik

Kebakaran melanda enam bedeng di Jalan Ikan Paus RT 13, LK I, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan.

Tayang:
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Damkarmat Bandar Lampung
PADAMKAN API - Kebakaran enam bedeng di Jalan Ikan Paus RT 13, LK I, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 09.40 WIB. Kronologi Kebakaran 6 Bedeng di Pesawahan Bandar Lampung, Diduga Korsleting Listrik. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda 6 bedeng di Jl Ikan Paus RT 13, Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung (Rabu 27/5/2026 pukul 09.40 WIB).
  • Api cepat membesar dan menghanguskan 5 bedeng serta menyambar loteng rumah Amin Supardi (53).
  • Tidak ada korban jiwa karena penghuni sedang di luar rumah.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kebakaran melanda enam bedeng di Jalan Ikan Paus RT 13, LK I, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 09.40 WIB.

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan lima unit bedeng serta menyambar bagian loteng rumah milik Amin Supardi (53). Beruntung, saat kejadian para penghuni sedang berada di luar rumah sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Camat Teluk Betung Selatan, Wahyudi, mengatakan seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri. Ia menyebut berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Herlina, para warga sedang berada di luar untuk menyaksikan pemotongan hewan kurban saat kebakaran terjadi.

“Menurut keterangan Ketua RT setempat, tidak ada korban jiwa karena penghuni sedang berada di luar rumah,” ujar Wahyudi.

Setiap bedeng diketahui dihuni beberapa warga. Bedeng nomor 1 ditempati Erwan (46), Nuning (40), Erlangga (19), dan Salsabila (14), siswi kelas 3 SMPN 6 Bandar Lampung. Bedeng nomor 2 dihuni Dewantoro (30) dan Fika (28).

Sementara itu, bedeng nomor 3 dihuni Ranta (63), Subiah (60), Sariah (42), Kalista (9), dan Aden (7). Bedeng nomor 4 ditempati Indra Fauzi (65) dan Sarwati (53), sedangkan bedeng nomor 5 dihuni Wina (67) dan Samsul (34).

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mengerahkan sembilan unit mobil pemadam untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas menerima laporan pada pukul 09.46 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian.

“Kami langsung mengerahkan sejumlah armada dan personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan.

Armada yang dikerahkan meliputi Unit Karba Pos Siaga Teluk Betung Selatan, Unit Supply Pos Siaga Teluk Betung Utara, Unit Supply Mako Tandean, Unit Banteng Mako Tandean, Unit Supply Pos Siaga Langkapura, Unit Supply Pos Siaga Kedamaian, Unit Pick Up dan Alkon Mako Tandean, Unit Macan Mako Tandean, serta Unit Karba Pos Siaga Bumi Waras.

Sebanyak 37 personel diterjunkan untuk mencegah api meluas ke permukiman warga sekitar. Petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.00 WIB setelah melakukan upaya pemadaman dengan menghabiskan sekitar 10 tangki air.

Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Herlina, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian atap rumah indekos.

“Api awalnya muncul dari bagian atap, lalu dengan cepat merambat ke bangunan lain,” ujarnya.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

 ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved