Lima Mitos Populer Soal Rambut Kemaluan yang Ternyata Salah

Rambut kemaluan cegah masuknya kuman. Justru sebaliknya.Rambut kemaluan merupakan tempat berkembang biak bagi bakteri.

Editor: Reny Fitriani
ISTOCK
Rajin bersihkan dan menggunting rambut vagina agar terhindar dari kutu kemaluan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Rambut kemaluan terkadang membuat sebagian orang risih dan memilih untuk menghilangkannya.

Alasannya beragam. Mulai dari tak percaya diri, gatal, demi penampilan, serta alasan kesehatan lainnya. 

Tapi, tahukah kita selama ini ada 5 mitos populer soal rambut kemaluan yang ternyata salah.

Dikutip dari WomensHealthMag, sepertinya kita perlu pahami lebih jauh 5 mitos berikut.

Apa saja?

1. Rambut kemaluan cegah masuknya kuman

Justru sebaliknya.

Rambut kemaluan merupakan tempat berkembang biak bagi bakteri.

Karena itu rambut di kemaluan justru harus selalu dibersihkan.

Kata dematolog, rambut kemaluan bisa membantu virus berkembang.

Minta pasanganmu untuk juga membersihkan rambut kemaluannya karena bakteri pada rambut pasangan juga bisa menular kepada kita.

2. Rambut kemaluan bikin seks lebih nikmat

Bia benar, bisa juga tidak.

Tergantung pada orang yang merasakan.

Ada wanita yang merasa hadirnya rambut kembaluan menimbulkan kenikmatan ketika bergesekan dengan kulit pasangannya.

Sumber: Tabloid Nova
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved