BPBD Tanggamus Cabut Status Darurat Bencana di Kelumbayan

Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus mencabut status darurat bencana di Kelumbayan dan Kelumbayan Barat.

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTAAGUNG- Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus mencabut status darurat bencana di Kelumbayan dan Kelumbayan Barat.

Menurut Romas Yadi, Kepala BPBD Tanggamus, saat ini sudah masuk pascabencana berupa rehabilitasi kerusakan akibat bencana.

Baca: Dokter Tembak Istri Hingga Tewas, Alasannya Nggak Mau Cerai

"Kami sekarang ini sedang usulkan dana siap pakai (DSP) ke pusat untuk rehabilitasi disana, kalau pakai dana DSP daerah sangat terbatas," ujar Romas, Kamis, 9 November 2017.

Ia mengaku rehabilitasi diarahkan pada perbaikan jembatan, jalan yang tergerus air, dan normalisasi sungai beberapa titik. Namun semua itu sifatnya darurat bukan permanen.

Dinas Kesehatan Tanggamus mengaku tidak ada warga terkena sakit berat selama masa darurat bencana di Kelumban dan Kelumbayan Barat.

Baca: Lihat Sang Anak Terluka Ditabrak Motor, Oknum PNS Bandar Lampung Lakukan Hal Terlarang Ini

Menurut Basri, Kabid Pelayanan Kesehatan Tanggamus, pascabanjir warga di sana umumnya hanya gatal-gatal, kram akibat terendam air, flu, dan maag.

"Kalau sakit berat tidak ada, hanya sakit yang ringan dan biasa saat terjadi banjir. Kalau luka juga cuma sebatas lecet karena mengamankan barangnya masing-masing," terang Basri.

Selama masa darurat bencana, Diskes Tanggamus dirikan tiga posko kesehatan ditambah tim mobile dan layanan puskesmas yang tetap buka.

Penulis: Tri Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved