Penjara Paling Brutal dan Kejam Di Dunia ini Bikin Penjahat Langsung 'Tobat'

Dikenal sebagai "Alcatraz of the South" dan "The Farm," Penjara ini dianggap sebagai satu penjara paling brutal dalam sejarah.

Editor: martin tobing
Jezebel
Penjara Angola 

James adalah mantan perwira Tentara Konfederasi Serikat (CSA).

Yakobus yang mengubah perkebunan menjadi penjara karena dapat menyimpan tahanan.

Baca: Benarkah Maskara Miliki Kandungan Teflon? Simak Penjelasan Berikut

Pada awal 1844, Louisiana menggunakannya untuk menyewakan terpidana sebagai budak kepada perusahaan swasta seperti pemilik perkebunan.

Korporasi atau penyewa bertanggung jawab untuk mengurus narapidana dan bahkan merumahkannya.

Jadi, semua terpidana di perkebunan Angola berada di bawah perawatan James dan tanpa intervensi negara.

Saat ini, penjara memiliki 6.300 tahanan.

Untuk menjaga para tahanan, ada 1.800 staf yang mencakup petugas koreksi, petugas pemeliharaan, petugas kebersihan, dan sipir.

Penjara ini terletak di ujung Louisiana Highway 66 dan dibatasi oleh Sungai Mississippi di tiga sisi.

Baca: Ini Gejala Anak Terkena Penyakit Bronkitis

2. Kondisi narapidana di Angola

Penjara Angola (unbelievable-facts.com)
Penjara Angola (unbelievable-facts.com) 

Karena Mayor James memiliki otoritas penuh atas para terpidana, dia menggunakan mereka untuk keuntungannya.

Dia menggunakan kekerasan ketika harus mengelola narapidana.

Juga, negara mengeluarkan undang-undang bahwa jika terpidana berbuat salah atau memiliki perselisihan dengan tuannya, maka mereka harus membayar biaya dan denda ringan sebagai hukuman.

Hal ini memberi pengaruh besar bagi Mayor James yang menyalahgunakan para narapidana yang melakukan kesalahan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved