Kakek 90 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk Kumuh Bak Kandang Hewan

Gubuk itu tidak pantas untuk ditinggali manusia karena tak ubahnya seperti kandang hewan.

Penulis: Dedi Sutomo | Editor: martin tobing
Tribunlampung/Dedi
Zakaria Umar (90) 

Ia pun mengaku pernah bekerja di tambak udang di Dusun Belebu. 

Baca: Pemuda Pamer Foto Makan di Restoran, Benda Warna Hitam di Meja Bikin Viral

 

Namun kini, guna memenuhi kebutuhan hidup, Pak Zak biasanya menjual kelapa ke Pasar Bakauheni berjalan kaki sepanjang sekitar 5 kilometer.

Zakaria Umar (90)
Zakaria Umar (90) (Tribunlampung/Dedi)

Kelapaitu diambil dari pohon kelapa ada lahan warga sekitar gubuk tempat tinggalnya. 

Warga setempat memang telah memberikan izin baginya untuk memetik beberapa buah kelapa guna kebutuhan sehari-hari.

Joko, warga setempat mengatakan, Pak Zak sebelum tinggal di gubuknya saat ini pernah bermuki, di gudang.

Tetapi gudang tersebut terbakar.

"Warga disini sempat membuatkan sebuah pondok kecil."

Baca: Cewek Baper Dapat Perlakuan Manis Driver Ojek Malah Berbuntut Panjang, Pacar Si Driver Ngamuk

 

"Mungkin karena tempatnya dilokasi yang ramai, pak Zak kurang nyaman. Dia tidak mau pindah," ujar pak Joko.

Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini menambahkan, keseharian kakek Zakaria tidak pernah meminta uang. 

Kalaupun meminta hanya sekadar garam, gula dan bumbu-bumbuan untuk memasak. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved