Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan Gagal Nyaleg, KPU Lampung Coret PAN di Dua Dapil

Dengan pencoretan itu, maka PAN tak memenuhi syarat keterwakilan 30 persen bacaleg perempuan di Dapil 2 dan Dapil 8

Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan Gagal Nyaleg, KPU Lampung Coret PAN di Dua Dapil
Facebook
Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan (berpeci putih) dan kakaknya, Ketua MPR Zulkifli Hasan 

Jika tak terpenuhi, maka pengajuan bacaleg di dapil tersebut tidak dapat diterima.

Rapat penyerahan hasil verifikasi administrasi syarat caleg KPU Lampung kepada parpol peserta Pileg 2019, berlangsung di Aula KPU Lampung, Rabu (7/8).

Selain PAN, hadir juga perwakilan enam parpol yang bacalegnya dicoret oleh KPU. Total 49 bacaleg yang dinyatakan TMS.

Bacaleg yang dicoret tersebar di tujuh partai dengan rincian, PKB 6 orang, Garuda (1), Berkarya (6), Perindo (6), PSI (10), PAN (16), dan PBB (4).

Penyerahan berkas hasil verifikasi ini dihadiri dua komisioner KPU Lampung, Ahmad Fauzan dan M Tio Aliansyah.

"Kami sudah pleno dan mengkaji aturan pedoman verifikasi administrasi. Kami juga sudah koordinasi dengan Bawaslu. Hasilnya, ada beberapa bacaleg yang TMS. Permasalahannya sederhana, seperti SKCK terlambat diserahkan, surat dari pengadilan telat, KTP dan KTA tidak lengkap atau menyerahkan telat, karena batas akhir perbaikan berkas tanggal 31 Juli," kata Tio, Rabu.

Setelah tanggal itu, kata Tio, pihaknya tetap menerima hasil perbaikan dari parpol. Namun, bacaleg tetap dinyatakan TMS karena sudah melewati jadwal.

Meski begitu, Tio menyebutkan, pencoretan bacaleg ini bisa digugat ke Bawaslu Lampung. Pengajuan gugatan dilakukan oleh parpol maksimal tiga hari setelah pleno KPU.

"Pleno tanggal 7 Agustus, artinya waktu (ajukan sengketa) sampai 10 Agustus. Untuk tata cara gugatan bisa ditanyakan langsung ke Bawaslu," tandasnya.

Menurut Tio, gugatan bukan hal yang baru dalam sengketa administrasi. Untuk itu, ia berharap parpol tidak menganggap KPU sebagai lawan.

Halaman
1234
Penulis: Heribertus Sulis
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved