Tsunami Pesisir Lampung

Hari Ini Gunung Anak Krakatau Meletus Sebanyak 24 Kali dan Gempa Hembusan Sebanyak 23 Kali

Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau masih mengepulkan asap berwarna kelabu dan hitam dengan ketinggian 200 hingga 1.500 meter.

Hari Ini Gunung Anak Krakatau Meletus Sebanyak 24 Kali dan Gempa Hembusan Sebanyak 23 Kali
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Penampakan Gunung Anak Krakatau (GAK) dari pesisir Desa Kunjir, Rajabasa, Rabu 2 Januari 2019. Hari ini GAK meletus sebanyak 24 kali. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda terpantau masih mengepulkan asap berwarna kelabu dan hitam dengan ketinggian 200 hingga 1.500 meter.

Aktivitas GAK ini terpantau jelas di kawasan pesisir Desa Way Muli Timur dan Kunjir yang menjadi lokasi kunjungan presiden Jokowi.

Aktivitas GAK bahkan banyak diabadikan oleh awak media dan warga yang hadir di lokasi tempat kunjungan presiden.

Presiden Jokowi Kunjungi Korban Tsunami di Lamsel, Gunung Anak Krakatau Masih Semburkan Asap Kelabu

Dari data Vulcanic Activity Report Badan Geologi, PVMBG Kementerian ESDM Pos Pantau GAK sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, Rabu (2/1/2018), teramati adanya 24 kali letusan dengan amplitudo 17-30 mm dan durasi 45-120 detik.

Lalu gempa hembusan sebanyak 23 kali dengan amplitudo 8-28 mm dan durasi 45-145 detik.

“Untuk gempa micro tremor masih terekam dengan amplitudo 2-22 mm (dominan 5 mm). Tidak terdengar suara dentuman letusan,” ujar petugas Pos Pantau GAK di desa Hargopancuran, Suwarno.

Sejauh ini untuk status GAK masih pada level III Siaga. Dimana para pengunjung dan juga nelayan dilarang mendekati kawasan GAK dalam radius 5 kilometer.

Muncul Sederet Fenomena Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi

GAK sendiri merupakan gunung api yang tumbuh di lokasi bekas letusan dasyat Krakatau pada 1883 silam.

Gunung api ini mulai muncul ke permukaan laut sejak tahun 1930 silam. Sejak saat itu GAK terus tumbuh.

Halaman
12
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved