Tribun Bandar Lampung

Perbaikan Talud Hancur Akibat Banjir Pakai Dana Darurat

Pemkot Bandar Lampung akan memperbaiki talud-talud yang rusak pascabanjir menggunakan dana darurat.

Tayang:
Editor: Yoso Muliawan
Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
Caption TALUD HANCUR - Yana, warga RT 1, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, menunjukkan kondisi talud yang hancur pascabanjir, di sela-sela pantauan rombongan Pemkot Bandar Lampung, Jumat (1/3/2019). 

"Gorong-gorong di sini tersumbat tanah, sehingga perlu drainase yang lebih baik," imbuhnya.

Usman memastikan warga sudah melapor ke Pemkot dan DPRD Bandar Lampung. Petugas BPBD dan Dinas PU pun, menurut dia, telah meninjau.

"Kami berharap jangan cuma ninjau-ninjau aja, tapi benar-benar segera bangun," ujarnya.

Dana Korban Longsor

Sementara dana bantuan untuk korban tanah longsor di Kecamatan Panjang masih dalam proses pengajuan ke Pemkot Bandar Lampung. Perkiraan sementara, jumlah ganti rugi antara Rp 2 juta hingga Rp 15 juta.

"Dari data yang masuk, total ada 18 rumah yang terkena dampak longsor. (Dana) bantuan sedang kami ajukan. Besaran ganti rugi kami sesuaikan dengan Peraturan Wali Kota Nomor 13 Tahun 2017 tentang Bantuan Sosial bagi Korban Bencana di Wilayah Bandar Lampung. Sudah ada aturannya di situ," jelas Kepala Dinas Sosial Bandar Lampung Tole Dailami, Jumat (1/3/2019).

Pihaknya berharap pengajuan tersebut beres dalam satu atau dua hari ini.

"Bentuk bantuannya secara tunai. Tapi perlu kita ingat bahwa ini masih dalam usulan," kata Tole. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved