Pemerintah Tetapkan Tarif Tol Lampung, Pengamat Ekonomi UBL Nilai Kemahalan

Pengamat Ekonomi Universitas Bandar Lampung Syahril Daud menilai tarif yang ditetapkan untuk tol Lampung atau Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

Pemerintah Tetapkan Tarif Tol Lampung, Pengamat Ekonomi UBL Nilai Kemahalan
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Tarif Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Bakauheni – Terbanggi Besar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pengamat Ekonomi Universitas Bandar Lampung Syahril Daud menilai tarif yang ditetapkan untuk tol Lampung atau Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terlalu dipaksakan.

Tarif yang ditetapkan untuk tol Lampung dinilai terlalu mahal, apalagi untuk daerah yang baru memiliki jalan tol, seperti di Lampung ini.

Bisa saja pemerintah atau pengelola tol menetapkan tarif tersebut dengan memakai tarif di daerah lain yang sudah memiliki tol sebelumnya sebagai acuan.

"Tidak masalah dikenakan tarif, namun jangan langsung tarif besar. Pergunakan tarif kecil dulu selama 3 sampai 6 bulan, setelah itu dievaluasi apakah perlu dinaikkan atau tidak," jelasnya kepada Tribun, Rabu (3/4/2019) siang.

Jangan sampai tarif tol yang ditetapkan, kata Syahril, menjadi beban bagi masyarakat yang saat ini masih dalam euforia kebanggaan dengan hadirnya jalan tol dan masih dalam tahap mencoba fasilitas baru ini.

"Tarif tol yang dinilai mahal ini nantinya membuat masyarakat akan pilih-pilih, apakah menggunakan jalan tol atau menggunakan jalan Trans Sumatera yang saat ini juga masih "oke" untuk dilalui," ujarnya.

Apalagi untuk mereka yang hanya akan melintas dari Bandarjaya ke Tegineneng, Bandar Lampung dan sebaliknya.

"Mereka akan hitung-hitungan, apakah mau menambah uang untuk biaya jalan tol atau lewat Trans Sumatera. Harapannya hadirnya jalan tol ini jangan langsung jadi business oriented tapi berilah kesempatan masyarakat merasakan fungsi jalan tol itu sendiri," imbuhnya.

Tarif Tol Lampung Tahun 2019 serta Harga Tiket Kapal Eksekutif dan Reguler Pelabuhan Merak-Bakauheni

Warga Bandar Lampung Sebut Penerapan Tarif Tol Lampung Adalah Wajar

Untuk tahap awal, ada baiknya tarif yang telah ditetapkan dilakukan pemangkasan sebesar 50 persen, apalagi fasilitas yang ada di sepanjang jalan tol juga belum sepenuhnya siap.

Dengan biaya/harga yang dikeluarkan, tentu masyarakat yang melintas jalan tol menginginkan fasilitas yang oke, tidak hanya jalan saja namun juga fasilitas pendukung lainnya seperti rest area, pom bensin, penerangan hingga rambu-rambu yang ada di sepanjang jalan tol.

Halaman
123
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved