Tanggapan Mahasiswa Unila tentang Layanan Bus Antar Jemput dan Parkir Terpadu
Fasilitas layanan bus antar jemput dan parkir terpadu Universitas Lampung (Unila) mendapatkan beragam tanggapan
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Fasilitas layanan bus antar jemput dan parkir terpadu Universitas Lampung (Unila) mendapatkan beragam tanggapan dari pengguna layanan seperti mahasiswa dan dosen.
Ada yang menanggapi positif namun juga ada yang tidak terhadap layanan yang sudah berjalan sejak bulan September tahun 2018 lalu.
Dari pengamatan, kedua layanan tersebut sudah berjalan optimal karena untuk parkir terpadu sudah dipenuhi dengan ribuan kendaraan yang terparkir dan bus-bus yang bergantian beroperasi mengantar dan menjemput mahasiswa.
Berdasarkan pantauan, kondisi perparkiran terpadu Unila tampak dipadati ribuan kendaraan sepeda motor mahasiswa yang terparkir di kantung-kantung parkir tersebut, Kamis (4/4/2019).
Pintu masuk dan keluar kendaraan hanya melalui satu pintu saja dan dijaga ketat oleh sebanyak dua hingga tiga orang security.
Mahasiswa yang akan keluar dengan kendaraannya di pintu keluar diperiksa terlebih dahulu oleh security dan dimintai surat kendaraan seperti STNK.
Jika tidak dapat menunjukan STNK maka harus menunjukkan kartu mahasiswa dan dicatat identitasnya.
Kemudian jika tidak kembali lagi di hari itu maka pada hari berikutnya diminta membawa STNK.
Seandainya tidak dapat menunjukkan keduanya baik STNK ataupun kartu mahasiswa maka harus meninggalkan kendaraan dan mengambil STNK ataupun mengambil kartu mahasiswa terlebih dahulu.
• Dua Dekan Juga Masuk Bursa Bakal Calon Rektor Unila
Mahasiswa FMIPA Unila Azizah menyatakan merasa aman untuk kendaraan sepeda motor yang dibawanya ke kampus dengan kehadiran parkir terpadu Unila tersebut.
"Ya tentunya merasa efektif dan aman karena kan kendaraan kita di sini dijaga dan ketika keluar harus menunjukkan STNK dan kalau tidak bawa harus tunjukan kartu mahasiswa," ungkapnya, Kamis (4/4/2019).
Ia mengaku selalu memarkirkan kendaraannya sudah sejak tersedianya parkir terpadu Unila tersebut.
"Ya sejak ada sudah parkir di sini dan merasa aman tentunya," jelasnya.
Sementara terkait layanan bus antar jemput, ia juga menanggapi positif dengan kehadiran bus antar jemput bagi mahasiswa.
"Gak nunggu lama sih karena misalkan dari shuttle langsung ada bus. Kemudian saat di perpustakaan keluar dari perpus gak nunggu lama juga langsung ada, jadi saya rasa efektif," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/shuttle-bus-unila.jpg)