Sidang Suap Mesuji
Beda Kesaksian soal Duit untuk 2 Eks Pejabat Polda Lampung, Jaksa KPK: Pasti Ada yang Bohong
Pasalnya, Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri dan Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra memberikan keterangan yang berlawanan.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Beda Kesaksian soal Duit untuk 2 Eks Pejabat Polda Lampung, Jaksa KPK: Pasti Ada yang Bohong
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Wawan Yunarwanto memastikan ada pihak yang berbohong saat memberi kesaksian terkait dugaan adanya aliran dana untuk eks Kapolda dan Wakapolda Lampung.
Pasalnya, Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri dan Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra memberikan keterangan yang berlawanan.
Wawan Suhendra dalam kesaksiannya sebelumnya menyebutkan adanya pemberian untuk eks Kapolda dan Wakapolda Lampung.
Sementara Najmul Fikri membantahnya.
Kapolda dan Wakapolda Lampung kembali disebut dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap fee proyek infrastruktur Kabupaten Mesuji di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 25 April 2019.
Dalam sidang, Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri dicecar soal adanya pemberian uang kepada eks Kapolda dan Wakapolda Lampung.
Namun, Najmul membantah semua ucapan Wawan Suhendra.
Jaksa penuntut umum (JPU) KPK Wawan Yunarwanto mengatakan, ada fakta yang sama dengan dua keterangan yang berbeda.
• Kadis PUPR Mesuji Bantah Ada Pemberian Uang kepada Kapolda dan Wakapolda Lampung
• Nama Kapolda Lampung dan Wakapolda Lampung Dicatut Terima Aliran Dana Fee Proyek Mesuji
Yakni antara keterangan saksi Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra dan Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri.
"Menurut keterangan Kadis, memang ada pertemuan dengan Kapolda dan Wakapolda," ucapnya.
Namun, Najmul membantah adanya pemberian uang kepada kedua mantan pejabat Polda Lampung tersebut.
"Maka kami akan mengonfrontasi keterangan Najmul dan Wawan Suhendra yang sudah memberi keterangan Senin lalu," katanya.
Dengan demikian, Wawan berkesimpulan bahwa salah satu dari saksi tersebut sudah berbohong.
"Makanya kami akan mencoba mempertemukan dan mengonfrontasi keterangan Najmul dengan keterangan Wawan Suhendra bagaimana," tegasnya.