Tips Merawat Kalung Emas dan Berlian
Merawat perhiasan kalung emas mutlak dilakukan para pemilik. Tujuannya, kualitas produk tetap terjaga dan tidak cepat rusak.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Merawat perhiasan kalung emas mutlak dilakukan para pemilik.
Tujuannya, kualitas produk tetap terjaga dan tidak cepat rusak.
Nal Pengelola Toko Emas Murni Jaya berlokasi Bambu Kuning Plaza No 37 B Bandar Lampung mengatakan, kalung yang dipakai setiap hari disarankan jangan terkena lotion, parfum, dan bedak.
Alasannya, membuat emas pudar.
Saat kalung akan disimpan imbuhnya, dalam keadaan kering. Sebaliknya, memicu kalung berubah warna hitam.
"Kalau bisa sebelum disimpan dicelupin dalam air deterjen hangat dikocok-kocok, dibilas, dikeringkan dengan lap lalu dikeringkan hair dryer".
• Gemar Koleksi Kalung Perhiasan, Adhwa Rela Rogoh Kocek Hingga Rp 15 Juta
"Kalau ada kotoran disela-sela kalung, setelah dikocok dalam air deterjen hangat disikat pakai sikat gigi" urai Nal.
Ia menambahkan, kotoran kalung emas tidak bisa hilang, harus disepuh ulang. Kalung disarankan disimpan di kotak perhiasan.
Opsi lainnya, dimasukkandalam dompet atau bungkus tisu lalu masukan dalam laci lemari
Anto Owner Toko Emas Dubai beralamat Jalan Batu Sangkar Nomor 1, Bandar Lampung menyampaikan, kalung emas sejatinya harus rajin dicuci.
Emas 22 karat bisa dikrum dan emas 24 karat satu bulan sekali disepuh (sangling).
"Kalau mau dibersihkan dengan deterjen dicampur air oanas untuk membuat mengkilat dan air panas untuk menghancurkan debu dan kotoran yang nempel".
"Kalau mau mandi dan tidur dicopot biar tidak cepat kusam," jelasnya. (din)
• Mahasiswa Cantik Ini Mengaku Makin Fashionable Pakai Kalung Berumbai
Tips Merawat Kalung Berlian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-kalung-emas.jpg)