Mudik Lebaran 2019

Tersesat Pakai Google Maps, Pemudik Diimbau Tanya ke Polisi

Menurut dia, jalur yang direkomendasikan Google Maps bagi pemudik ternyata tidak layak. Mulai dari kelayakan jalan, penerangan, dan lainnya.

Tersesat Pakai Google Maps, Pemudik Diimbau Tanya ke Polisi
Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Posko Mudik Polres Lampung Utara. 

Tersesat Pakai Google Maps, Pemudik Diimbau Tanya ke Polisi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Para ‎pemudik diimbau tidak terlalu mengandalkan aplikasi navigasi seperti Google Maps.

Sebab, kondisi di lapangan kerap tidak sesuai dengan petunjuk arah yang disarankan aplikasi tersebut.

Kasatlantas Polres Lampung Utara Ajun Komisaris M Yani Endang pun mengimbau pemudik untuk bertanya kepada polisi jika tersesat.

Menurut dia, jalur yang direkomendasikan Google Maps bagi pemudik ternyata tidak layak.

Mulai dari kelayakan jalan, penerangan, dan lainnya sehingga menjadi kendala dalam perjalanan.

"Kejadian ini merata dari Lampung sampai arah Palembang-Bengkulu, Jambi, Padang dan seterusnya. Kami berharap tidak memercayai sepenuhnya penunjuk jalan dari Google Maps karena telah banyak kejadian yang tidak menyenangkan (nyasar)," katanya, Minggu, 2 Juni 2019.

Pemudik, kata dia, sebaiknya bertanya kepada petugas, baik yang berjaga di jalan raya maupun posko-posko pelayanan mudik.

Agus dan Mobil Truknya Terjun ke Sungai Gegara Berkendara Andalkan Aplikasi Google Maps

H-3 Lebaran, Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Mulai Menurun

Menurutnya, berdasar informasi yang diterima, tidak sedikit pemudik yang tersesat saat menggunakan Google Maps.

Sebab, jalur yang direkomendasikan oleh Google Maps rawan terjadi potensi error system.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada para pemudik dapat bertanya langsung kepada petugas atau mendatangi posko pelayanan mudik terdekat untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan fakta di lapangan.

"Jadi di posko pelayanan mudik itu bisa bertanya langsung, atau mendapat peta jalur mudik yang aman dan nyaman," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved