Arus Balik Lebaran 2019

Pemudik Pasrah Tak Bisa Masuk Kerja di Hari Pertama Akibat Kemacetan Panjang di Bakauheni

Kemacetan panjang arus balik lebaran di pelabuhan Bakauheni hingga senin (10/6) dini hari, membuat banyak dari pemudik kelimpungan.

Pemudik Pasrah Tak Bisa Masuk Kerja di Hari Pertama Akibat Kemacetan Panjang di Bakauheni
Tribunlampung.co.id/Dedi
Pemudik di Pelabuhan Bakauheni 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Kemacetan panjang arus balik lebaran di pelabuhan Bakauheni hingga senin (10/6) dini hari, membuat banyak dari pemudik yang sudah akan masuk kerja pada awal pekan ini kelimpungan.

Banyak para pemudik masih tertahan di pelabuhan Bakauheni hingga dini hari. Bahkan masih banyak juga pemudik yang masih terjebak antrean kemacetan di tollgate pelabuhan yang mengular hingga ke jalan tol dan jalinsum.

Sebagian pemudik yang sudah akan masuk kerja pada awal pekan ini hanya bisa pasrah. Karena mereka besar kemungkinan tidak bisa mengejar waktu untuk bisa tiba ke tempat asalnya tepat waktu.

“Kalau sudah dini hari ini saja kita belum menyeberang ke Merak, pasti tiba juga besok siang,” terang Bian, seorang pemudik yang hendak kembali ke Bandung di dermaga 3 pelabuhan Bakauheni kepada tribun.

Pria yang bekerja disebuah bank swasta di Bandung ini mengaku, dirinya sudah mengontak pimpinannya bila dirinya kemungkinan tidak bisa masuk kerja di hari pertama pada awal pekan ini.

Ia sendiri mudik ke Palembang. Hanya saja dirinya sempat terjebak macet di Terbanggi Besar. Dan ia kembali terjebak macet panjang di pelabuhan Bakauheni. Sehingga ia baru tiba di pelabuhan Bakauheni pada dini hari.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Yanto, pemudik yang menggunakan sepeda motor. Ia hendak kembali ke Bekasi, karena awal pekan ini ia sudah akan kembali masuk kerja. Pria yang memiliki satu anak ini bekerja disebuah perusahaan elektronik.

“Saya tidak tahu apakah besok masih bisa masuk kerja atau tidak. Kalau lancar, kemungkinan baru akan tiba di Bekasi pagi hari,” ujar Yanto.

Menurut dirinya, ia pulang ke kampung halaman sang istri di wilayah Wonosobo kabupaten Tanggamus. Ia sudah berangkat dari Tanggamus sejak siang. Hanya saja ia sempat terjebak macet saat di Pesawaran dan di Bandar Lampung. Sehingga agak lambat tiba di pelabuhan Bakauheni.

“Ini sewaktu tiba di Bakauheni juga macet. Karenanya baru tiba di pelabuhan malam,” terang Yanto.

Mulai Hari Ini Seluruh Jalan Tol Diskon 15 Persen, Ini Daftar 11 Gerbang Pintu Tol Lampung

Apalagi setibanya di pelabuhan Bakauheni, ia pun harus menunggu pelayanan kapal. Ia bahkan harus menunggu sekitar 1 jam lebih untuk bisa naik kapal pada sekitar pukul 00.30 wib dini hari.

Antrean panjang pemudik yang hendak kembali ketempat asalnya memang membludak pada minggu akhir pekan kemarin. Sejak pagi pemudik penumpang pejalan kaki dan pemudik yang menggunakan sepeda motor membanjiri pelabuhan Bakauheni.

Dua Pemudik Tewas Kecelakaan di Lampung, 9 Orang Luka Berat

Sementara untuk pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi mulai padat merayap memasuki siang hari. Akibat ramainya arus balik pemudik, kemacetan panjang pun tidak bisa terelakan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni. (Tribunlampung.co.id/dedi sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved