Tribun Lampung Utara

Disdukcapil Lampura Buka Layanan Call Center, Bisa Sampaikan Keluhan via WA atau SMS

Jika mengalami kendala terkait administrasi kependudukan maka bisa menghubungi nomor tersebut.

Disdukcapil Lampura Buka Layanan Call Center, Bisa Sampaikan Keluhan via WA atau SMS
Tribunlampung.co.id/Anung
Disdukcapil Lampung Utara Buka Layanan Call Center 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Adanya keluhan mengenai kendala administrasi data kependudukan (NIK). Akhirnya ditanggapi oleh Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil‎ kabupaten Lampung Utara. 

Mereka menyediakan layanan call center, dan atau WA / SMS di nomor 08117990939. "Sudah kami cantumkan di depan meja pelayanan," kata Kepala dinas kependudukan dan Catatan Sipil, Maspardan Jumat 21 Juni 2019.

‎ Jika mengalami kendala terkait administrasi kependudukan maka bisa menghubungi nomor tersebut. “kami akan membantu jika memang mengalami kesulitan,”paparnya‎.

Mekanismenya, warga yang ingin menyampaikan keluhan bisa menghubungi atau mengirimkan pesan ke nomor itu. Kemudian, oleh tim dikoordinasikan kepada bidang yang menangani pertanyaan.

"Langsung kami jawab ketika selesai koordinasikan dengan bidang," ujarnya.

Menurutnya dalam tim yang menangani pengaduan dibidang pelayanan tersebut ada 7 orang. Mereka bertugas ada yang menjawab pertanyaan, merekap pertanyaan.

Kebanyakan berupa pertanyaan mengenai persyaratan administrasi kependudukan. "Ada juga yang menanyakan soal blangko KTP Elektronik sudah tersedia belum," jelasnya.

Pelayanan pengaduan dibuka selama jam kantor. Pihaknya juga membuat pengumuman melalui layar televisi, mengenai jumlah penduduk yang melakukan perekaman KTP-EL, pembuat akta kelahiran.

Menyoal pelayanan, selama ini sudah dilakukan dengan baik. Seperti yang diutarakan oleh Trisno warga dusun Bedeng, Negara Ratu, kecamatan Sungkai Utara.

“Dulu yah saya sulit untuk mengurus surat-surat seperti Akte  Kelahiran dan Kartu Keluarga namun sekarang tidak lagi, contohnya saat saya buat KTP di Mobil KTP Keliling, itu  benar-benar mudah prosesnya. Kita hanya cukup membawa surat pengantar dari RT, RW dan  KTP asli yang telah habis masa berlakunya,  kemudian daftar ke petugas, difoto  maka KTP langsung jadi,” terangnya.  

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved