Diduga Daging Ayam Busuk, Didin Temukan Cucunya Tewas dengan Terbungkus Seprai

Kematian FAN, bocah berusia delapan tahun, di kamar kontrakan di Kecamatan Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, meninggalkan misteri.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi - Diduga daging ayam busuk, Didin temukan cucunya tewas dengan terbungkus seprai. 

Kecurigaan keluarga pun mengarah ke tukang bubur tersebut karena tak kunjung pulang.

Padahal, biasanya sebelum siang, ia sudah berada di kontrakan.

"Sebelumnya saya curiga dengan yang kontrak tukang bubur ayam keliling sejak hari Sabtu orang itu pergi enggak bilang-bilang," terang dia.

Sementara itu, bibi korban, Nurma (25), menyebut, tukang bubur itu belakangan diketahui baru berusia 16 tahun.

Ia berasal dari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Ia menetap di kontrakan tersebut kurang lebih satu tahun.

"Infonya sih dia pendatang, dan pertama dia ngontrak sama kakak iparnya di sebelah sana. Kemudian dia pindah ke sini yang per bulannya seharga Rp 350 ribu," ungkap dia.

Jenazah FAN tiba sekitar pukul 13.00 WIB diiringi isak tangis keluarga.

Mahasiswa yang Tewas Gantung Diri Tinggalkan Surat, Isinya Mengagetkan Orangtua

Tak lama kemudian, jenazah FAN dikebumikan di pemakaman umum tak jauh dari rumahnya.

Pihak keluarga meminta kepolisian agar pelaku cepat ditangkap dan mendapat hukuman yang setimpal.

Sejauh ini, kepolisian menyebut masih memburu pria diduga pelaku yang membunuh FAN.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pelaku pun masih dalam pengejaran, dan saat ini sudah ada beberapa nama yang dicurigai," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bocah 8 Tahun Tewas di Bak Mandi, Kecurigaan Mengarah ke Penjual Bubur

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved