Seusai Cairkan Rp 624 Juta di Bank, Pria di Lampura Sudah Diintai 2 Orang dan Hal Mengerikan Terjadi

Seusai Cairkan Rp 624 Juta di Bank, Pria di Lampura Sudah Diintai 2 Orang dan Hal Mengerikan Terjadi

Seusai Cairkan Rp 624 Juta di Bank, Pria di Lampura Sudah Diintai 2 Orang dan Hal Mengerikan Terjadi
youtube
Ilustrasi perampok:Seusai Cairkan Rp 624 Juta di Bank, Pria di Lampura Sudah Diintai 2 Orang dan Hal Mengerikan Terjadi 

Serta, pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan tindak pidana.

"Pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan."

"Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," ujar Hendrik.

Nasib Tragis Pesepakbola Kini Jadi Begal, Dulu Terkenal sebagai Pemain Timnas Indonesia

Wah Grabcar Airport Hadir di Bandara Radin Inten II, Jamin Kepastian Tarif dan Keamanan Penumpang

132 Pulau Ternyata Belum Berizin, Pemprov Lampung Janji Percepat Keluarkan Izin Pengelolaan Pulau

Koordinasi dengan Polisi

Ketua Komisi II DPRD Lampung Utara, Wansori mengapresiasi kesigapan Polres Lampura mengungkap dan menangkap para pelaku pencurian modus gembos ban mobil.

 “Penangkapan para pelaku tersebut setidaknya akan membuat para nasabah maupun warga lainnya menjadi lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas. Khususnya yang berkaitan dengan keuangan,” jelasnya.‎

Menurut Wansori, kabar tentang aksi pencurian dengan modus penggembosan ban mobil membuat kenyamanan warga, khususnya para nasabah bank yang baru saja mengambil uang, menjadi sedikit terusik.

Dia berharap, ‎seluruh warga khususnya nasabah bank dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian saat akan mengambil uang dalam jumlah besar.

Emak-emak Gagalkan Perampokan

Sebelumnya, emak-emak pernah melawan perampok spesialis pecah kaca di Lampung Timur.

Satu pelaku kawanan pencuri spesialis pecah kaca berhasil diamankan berkat keberanian emak-emak asal Sekampungudik, Lampung Timur, saat akan menggondol uang Rp 450 juta miliknya.

Hesty warsini (42) mengaku  setelah korban berhasil mengambil tas ransel warna merah berlogo Liverpool, ia langsung mengejar pelaku.

"Jadi saat dia (pelaku) hendak naik sepeda motor dan mau kabur saya kejar," ungkap Hesty dengan penuh kesal, Jumat 19 Januari 2018.

Hesti pun berhasil meraih tas yang hampir dibawa kabur pelaku dengan satu unit kendaraan Yamaha Vixion putih nopol BE 4658 BM.

Saat itu, aksi tarik menarik terjadi.

Nahas, pelaku tersungkur.

"Sempat tarik-tarikan, saya dapat tas saya, pelaku yang bawa tas kabur, sedang yang bawa motor jatuh," katanya.

Sembari berteriak minta tolong, Hesti juga sempat berusaha menghalau pelaku.

Warga pun berdatangan membantu membekuk pelaku.

"Ya warga sekitar dan yang melintas ikut membantu," tutupnya.

Pantau Kinerja PNS dengan Menyamar Jadi Orang Cacat, Wali Kota Ini Dapat Perlakuan Tak Semestinya

Boy William Segera Menikahi Karen Vendela Hosea, Ini Deretan Pabrik Uang Calon Mertuanya

Heboh Jendela Hotel Transparan, Warga Bisa Lihat Tamu Berhubungan Intim, Jadi Tontonan Anak-anak

 (Tribunlampung.co.id/Anung bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved