BPBD Rilis Rincian Pekon Rawan Kekeringan di Pringsewu

Masyarakat sulit mendapat air bersih menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu ke saluran 0729-21108.

BPBD Rilis Rincian Pekon Rawan Kekeringan di Pringsewu
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu mencatat, Kecamatan Adiluwih, Sukoharjo, Pardasuka dan Pagelaran Utara rawan bencana kekeringan.

Itu merujuk peta wilayah bencana.

Kepala BPBD Pringsewu M Kotim mengatakan, pihaknya mencatat dari tiga kecamatan itu ada beberapa desa rawan kekeringan.

"Yang paling rawan itu, Kecamatan Adiluwih sebagian di Kecamatan Sukoharjo, Pardasuka dan Pagelaran Utara," ungkap Kotim, Senin (5/8/2019).

Ia menambahkan, beberapa titik rawan kekeringan juga berpotensi di Kecamatan Gadingrejo. Untuk itu warga diimbau menghemat penggunaan air air.

“Seperlunya saja memanfaatkan air. Bisa juga buat tampungan air yang bersih sehingga tidak kesulitan air,” terang Kotim.

Sungai Way Buluk Kering karena Kemarau Bawa Berkah Bagi Warga di Pekon Buluk Karto

Ia menambahkan, semisal masyarakat sulit mendapat air bersih menghubungi BPBD Pringsewu ke saluran 0729 21108. Laporan kekurangan air bersih bisa melalui kepala pekon yang akan diteruskan ke BPBD Pringsewu.

"Insya Allah kami akan bantu. Kami segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup yang memiliki armada mobil tangki. Kalau kurang, dapat menggunakan mobil pemadam kebakaran,” papar Kotim.

Waspada Bakar Lahan

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved