Pria Paruh Baya Jalani Sidang Kasus Investasi Bodong, Rekan Terdakwa Beri Kesaksian

Terlibat dalam penawaran investasi bodong, seorang pria paruh baya harus duduk di kursi pengadilan.

Pria Paruh Baya Jalani Sidang Kasus Investasi Bodong, Rekan Terdakwa Beri Kesaksian
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
SIDANG INVESTASI BODONG -┬áKastubin, terdakwa kasus investasi bodong, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Terlibat dalam penawaran investasi bodong, seorang pria paruh baya harus duduk di kursi pengadilan.

Pria itu adalah Kastubin, warga Dusun Margosari, Kelurahan Trimomukti, Kecamatan Candipura, Lampung Selatan. Investor yang menjadi korbannya merugi Rp 350 juta.

Kastubin menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Selasa (13/8/2019). Agendanya adalah mendengarkan keterangan saksi Romandus Sapto Susilo.

Sapto ialah rekan Kastubin dalam aksi penipuan investasi bodong. Ia telah divonis 2 tahun dan 6 bulan penjara. Ada satu lagi rekan Kastubin, yakni Hary Sandy (penuntutan terpisah).

Dalam kesaksiannya, Sapto mengungkap investor bernama Sapirin dijanjikan balik modal Rp 100 juta, plus satu unit mobil baru.

"Saya dengan Saparin ada bisnis. Pembebasan lahan. Kalau sudah selesai, dapat duit Rp 100 juta dan mobil," kata terpidana dalam kasus yang sama ini.

Sapto berkilah bahwa ia bersama Kastubin dan Hary hanya meminjam dana.

"Inisiatif, saya pinjam dana ke Saparin," ujarnya.

Sapto menjelaskan lahan yang dibebaskan itu seluas 200 hektare.

"Tanah 200 hektare itu (digarap) banyak petani. Maka perlu tali asih dan akan diberi Rp 5 juta per hektare. Saya sampaikan ke Saparin," bebernya.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved