Tribun Lampung Tengah

317 Napi Lapas Gunung Sugih Dapat Remisi HUT RI, 5 Langsung Bebas

Lapas Kelas III Gunung Sugih memberikan remisi kepada 317 narapidana. Lima di antaranya langsung bebas.

317 Napi Lapas Gunung Sugih Dapat Remisi HUT RI, 5 Langsung Bebas
Tribunnews.com
Ilustrasi - 317 Napi Lapas Gunung Sugih Dapat Remisi HUT RI, 5 Langsung Bebas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGI BESAR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunung Sugih memberikan remisi kepada 317 narapidana. Lima di antaranya langsung bebas.

Kepala Lapas Gunung Sugih Syarpani mengatakan, pemberian remisi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor Pas - 984. PK 01.01.02 Tahun 2019 tentang Pemberian Remisi Umum Tahun 2019.

Syarpani mengatakan, momen HUT RI merupakan salah satu berkah bagi warga binaan yang berperilaku baik, dengan mendapatkan potongan masa tahanan.

Kalapas berharap, para tahanan yang langsung bebas mampu membaur di tengah masyarakat di lingkungannya.

Selain itu, mereka juga mampu berperan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Tahun ini yang bebas langsung sebanyak lima orang. Total yang mendapatkan remisi sebanyak 317 orang. Warga binaan yang lain mendapat potongan 2 sampai 5 bulan," ujar Syarpani, Minggu (18/8/2019).

Bupati Loekman Djoyosoemarto saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM mengatakan, narapidana yang mendapatkan remisi diminta senantiasa meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Harapan saya agar seluruh narapidana ke depan menjadi manusia yang lebih baik, menjadi warga yang taat hukum, menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan negara Indonesia," terangnya.

Selain memberikan remisi, bupati juga meresmikan pura di Lapas Gunung Sugih.

473 Napi di Lampung Utara Dapat Remisi HUT ke-74 RI

Remisi HUT RI, 15 Napi di LP Kalianda Hari Ini Menghirup Udara Bebas

Sementara Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Eko Yuwono menjelaskan, tahun ini ada dua anak bebas dari Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Anak (LPKA), Masgar, Pesawaran.

Anak yang langsung bebas akan mendapatkan pelatihan kerja di LPA Lamteng.

Nantinya, setelah mendapatkan pelatihan, anak akan kembali ke keluarganya.

"Anak akan diberikan pelatihan sesuai dengan kemampuannya sampai beberapa bulan ke depan. Setelah itu diserahkan ke orangtua mereka," kata Eko. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved