Tersangka Dugaan Pemerasan dan Pungli, Pejabat Kesbangpol Lampung Tak Ditahan

Kejaksaan Tinggi Lampung telah menetapkan Jamal Muhammad Nasir, pejabat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Lampung, sebagai tersangka.

Tersangka Dugaan Pemerasan dan Pungli, Pejabat Kesbangpol Lampung Tak Ditahan
Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
ILUSTRASI - Operasi Tangkap Tangan dugaan pemerasan dan pungutan liar di kantor Badan Kesbangpol Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kejaksaan Tinggi Lampung telah menetapkan Jamal Muhammad Nasir, pejabat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Lampung, sebagai tersangka, Sabtu (17/8/2019).

Sehari sebelumnya, Jumat (16/8/2019), Jamal terjaring Operasi Tangkap Tangan tim Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Lampung. Jamal terindikasi melakukan pemerasan kepada warga negara asing (WNA) serta pungutan liar kepada mahasiswa.

Di Badan Kesbangpol Lampung, Jamal menjabat Pelaksana Tugas Kepala Subbagian Umum.

Asisten Pidana Khusus Kejati Lampung Andi Suharlis memastikan naiknya status Jamal sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan pungli tersebut.

"Mulai hari ini (Sabtu), kami telah menetapkan Jamal Muhammad Nasir sebagai tersangka," ujarnya melalui ponsel, Sabtu malam.

Andi menjelaskan Jamal terjerat pasal 12e Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Bunyinya, perbuatan pegawai negeri sipil yang bertujuan menguntungkan diri sendiri dengan menyalahgunakan kekuasaan atau memaksa seseorang memberikan sesuatu.

"Kami kenakan pasal 12e, karena tersangka telah melakukan pemerasan dan membuat resah," katanya.

Meskipun sudah berstatus tersangka, Andi menyatakan pihaknya tidak melakukan penahanan. Itu lantaran adanya permohonan jaminan dari keluarga.

"Kami tidak melakukan penahanan, karena ada permohonan jaminan dari pihak keluarga. Tapi, harus wajib lapor," ujarnya.

Dalam OTT di Kesbangpol Lampung ini, tim Pidsus Kejati menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 21.650.000.

Halaman
1234
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved