VIDEO Sidang Pembelaan Mantan Ajudan Bupati Lampung Utara

Moulan Irwansyah Putra alias Bowok, mantan ajudan Bupati Lampung Utara, bersikeras menyatakan tidak bersalah dalam kasus tewasnya Yogi Andhika.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Moulan Irwansyah Putra alias Bowok, mantan ajudan Bupati Lampung Utara, bersikeras menyatakan tidak bersalah dalam kasus tewasnya Yogi Andhika.

Yogi Andhika, sopir Bupati Lampung Utara, meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Moulan.

Dalam sidang sebelumnya, Moulan dituntut hukuman enam setengah tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.

Dalam sidang pembelaan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 4 September 2019, penasihat hukum Moulan, Nazarudin, menyampaikan bahwa jaksa tidak bisa membuktikan kliennya terlibat dan bersalah dalam kasus ini.

"Rangkaian cerita hanya dari satu saksi, dan tidak didukung bukti yang saling terkait," ungkap Nazar.

Selain itu, kata Nazar, pihaknya keberatan dengan saksi yang dihadirkan jaksa.

"Kami berkeberatan dengan saksi yang dihadirkan karena tidak mendengar dan melihat langsung," imbuhnya.

Alasan lainnya, tidak bisa dibuktikan bahwa luka-luka di tubuh korban disebabkan benda tumpul.

"Fakta persidangan, korban meninggal dua bulan setelah pengeroyokan. Belum bisa dibuktikan karena meninggalnya akibat pengeroyokan itu," kata Nazar.

Aniaya Yogi Andhika Hingga Meninggal Dunia, Ajudan Bupati Lampung Utara Dituntut 6,5 Tahun

Kasus Kematian Yogi Andhika, Jaksa Sebut Keterangan Mantan Ajudan Bupati Janggal

Nazar menyebutkan, JPU tidak menguraikan secara tepat terkait peran terdakwa dalam perkara ini.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved