Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

Belum Selesai, Fajrun Najah Ahmad Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan Dugaan Penipuan Rp 2,7 M

Alasan sakit, Politisi Provinsi Lampung Fajrun Najah Ahmad (Fajar) ajukan permohonan penjadwalan ulang pemeriksaan di Mapolresta Bandar Lampung.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Kuasa hukum Fajrun Najah Ahmad, Ahmad Handoko saat datangi Mapolresta Bandar Lampung, Kamis 12 September 2019 untuk meminta penjadwalan ulang pemeriksaan terkait dugaan penipuan Rp 2,7 miliar. 

Ditanya apakah kliennya naik tersangka, Ahmad Handoko tidak bisa berkomentar lantaran itu kewenangan penyidik.

"Itu kewenangan penyidik," tegas Ahmad Handoko.

Ahmad Handoko pun menerangkan, upaya penyidikan ulang ini untuk menunjukkan sikap kooperatif kliennya.

"Artinya, kami komunikasi dengan penyidik minta waktu agar diagendakan ulang terkait proses ini, klien kami akan mengikuti dan menghormati seluruh keputusan yang telah diberikan penyidik kepada beliau," papar Ahmad Handoko.

Terkait bantahan yang dilakukan oleh kliennya, Ahmad Handoko mengaku, itu adalah hak kliennya sebagai terlapor.

"Itu haknya seperti diatur dalam undang- undang dan nanti kami buktikan bantahan itu juga," tandas Ahmad Handoko.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi tak menampik jika penasehat hukum Fajar datang dan mengajukan permohonan perubahan jadwal pemanggilan.

"(Masalah permohonan) nanti saya cek lagi ke penyidik," kata Rosef Efendi.

Untuk Klarifikasi

Penuhi panggilan penyidik, Politisi Provinsi Lampung Fajrun Najah Ahmad datangi Polresta Bandar Lampung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved