Tribun Bandar Lampung

Belum Selesai, Fajrun Najah Ahmad Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan Dugaan Penipuan Rp 2,7 M

Alasan sakit, Politisi Provinsi Lampung Fajrun Najah Ahmad (Fajar) ajukan permohonan penjadwalan ulang pemeriksaan di Mapolresta Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Kuasa hukum Fajrun Najah Ahmad, Ahmad Handoko saat datangi Mapolresta Bandar Lampung, Kamis 12 September 2019 untuk meminta penjadwalan ulang pemeriksaan terkait dugaan penipuan Rp 2,7 miliar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Alasan sakit, Politisi Provinsi Lampung Fajrun Najah Ahmad (Fajar) ajukan permohonan penjadwalan ulang pemeriksaan di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis 12 September 2019.

Pengajuan penjadwalan ulang ini untuk menanggapi panggilan kedua terhadapnya yang tertuang dalam surat bernomor S.Pgl/375-a/IX/2019/Reskrim tanggal 7 September 2019.

Dalam surat pemanggilan tersebut, yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka atas dugaan perkara tindak pidana penipuan.

Sebelumnya, Fajrun Majah Ahmad sempat dipanggil berdasarkan surat S.Pgl/375/IX/2019/Reskrim tanggal 29 Agustus 2019, namun tak dipenuhi.

Melalui kuasa hukumnya, Ahmad Handoko mengatakan, kliennya tidak berusaha mangkir dalam pemanggilan.

"Bukan belum datang, tapi kami minta penjadwalan ulang, karena memang secara hukum acara diperbolehkan, selama penyidik memberikan waktu dan mengizinkan," ungkap Ahmad Handoko, Kamis 12 September 2019.

Bantah Dugaan Penipuan Rp 2,7 M, Politisi Lampung Fajrun Najah Ahmad Beri Keterangan di Polresta

Dilaporkan Tipu Pengusaha Rp 2,7 Miliar, Politisi Demokrat Fajrun Najah Ahmad Akhirnya Angkat Bicara

Ahmad Handoko menambahkan, saat ini pihaknya meminta waktu untuk dijadwalkan ulang, hal ini mengingat kesehatan kliennya yang tak baik.

"Jadwal ulang ini, pertama terkait kesehatan Pak Fajar, kedua kami cari waktu yang pas," tuturnya.

Disinggung soal sakit yang dialami kliennya, Ahmad Handoko belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

"Saya belum koordinasi, tapi ada surat dokternya dan kami selaku kuasa hukum menyampaikan ke penyidik," tegasnya.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved