Tribun Bandar Lampung

Operasi Patuh Karakatau 2019 di Lampung Selesai, Polda Lampung Tilang 25.379 Pelanggar

Gelaran Operasi Patuh Krakatau 2019 selama 14 hari mulai 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019, Polda Lampung menindak 26.680 pelanggar.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi. Operasi Patuh Karakatau 2019 di Lampung Selesai, Polda Lampung Tilang 25.379 Pelanggar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penindakan selama Operasi Patuh Karakatau 2019 di Lampung, meningkat 36 persen dibandingkan Tahun 2018.

Gelaran operasi selama 14 hari mulai 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019, Polda Lampung menindak 26.680 pelanggar.

Wadirlantas Polda Lampung AKBP Anang Tri mengatakan, Tahun 2018, penindakan selama gelaran serupa tercatat 19.063 pelanggar.

Naiknya angka pelanggaran saat operasi patuh, kata Anang Tri, disebabkan beberapa faktor.

Di antaranya, lanjut Anang Tri, keaktifan anggota dalam melakukan penindakan dan masih maraknya masyarakat yang kurang sadar dalam berlalu lintas.

"Ini (peningkatan) juga dipengaruhi dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah, dan dipermudah kredit kendaraan, sehingga angka bisa tinggi," ungkap Anang Tri, Kamis 12 September 2019.

Ditlantas Polda Lampung Tindak 22.840 Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Krakatau 2019

Polisi Ini Berani Razia Mertua Sendiri saat Operasi Patuh 2019

Sementara dari angka pelanggaran tersebut, 25.379 pelanggar dikenakan sanksi tilang dan angka tersebut naik 41 persen dari tahun lalu yakni 17.971 sanksi tilang.

Untuk teguran, lanjut Anang Tri, diberikan kepada 1.301 pelaggar, dan ini turun dari tahun lalu sebanyak 1.632 pelanggar.

Anang Tri menambahkan, pada Operasi Patuh Krakatau 2019 difokuskan pada dua jenis pelanggaran, yakni penggunaan helm SNI dan sabuk pengaman pada roda empat.

Untuk pelanggaran tidak menggunakan helm SNI sebanyak 10.684 kasus, pelanggaran ini naik 118 persen dari tahun lalu yang mana terdapat 4.911 kasus.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved