Tribun Bandar Lampung

Sering Ribut hingga Perkelahian, Lapo Tuak di Rajabasa Disegel Pemkot Bandar Lampung

Disperkim Bandar Lampung menertibkan enam bangunan tak berizin yang dinilai mengganggu ketertiban umum, Kamis (31/10/2019).

Sering Ribut hingga Perkelahian, Lapo Tuak di Rajabasa Disegel Pemkot Bandar Lampung
Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah
Penyegelan lapo tuak di Rajabasa, Bandar Lampung, Kamis (31/10/2019). 

Sering Ribut hingga Perkelahian, Lapo Tuak di Rajabasa Disegel Pemkot Bandar Lampung

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Bandar Lampung menertibkan enam bangunan tak berizin yang dinilai mengganggu ketertiban umum, Kamis (31/10/2019).

Penertiban bangunan berupa kafe dan tempat makan ini dilaksanakan di Kecamatan Pahoman, Sukabumi, dan Kedamaian.

"Ya totalnya ada enam titik. Empat titik sudah melakukan pembongkaran pembangunan. Untuk lapo tuak di Rajabasa dilakukan penyegelan," terang Kadisperkim Bandar Lampung Yustam Effendi seusai penertiban.

Yustam menuturkan, keberadaan lapo tuak tersebut dikeluhkan masyarakat karena kerap menimbulkan keributan hingga perkelahian.

"Sering terjadi keributan, terutama pada malam hari. Ada yang berkelahi karena memang habis minum-minuman di tempat lapo tuak ini," terangnya.

Sebelum disegel, kata Yustam, lapo tuak tersebut sudah diberi surat teguran pertama hingga ketiga.

Cueki Teguran Pemkot Bandar Lampung, Burger King pun Disegel

Disegel karena Diduga Belum Bayar Pajak, Burger King Tetap Buka

Karena tidak juga diindahkan, Pemkot Bandar Lampung langsung melakukan penyegelan.

Pihaknya akan rutin melakukan pengawasan setiap pekan dengan menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat.

Yustam menambahkan, pemkot tidak pernah melarang warga melakukan kegiatan usaha.

Halaman
12
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved