Masih Tahap Banding, Penegak Hukum Diminta Menangguhkan Sementara Sengketa Tol Sumatera

mengajukan penangguhan sementara perkara sengketa tanah Jalur Tol Trans Sumatera. kepada Polda Lampung dan Kejati Lampung.

Masih Tahap Banding, Penegak Hukum Diminta Menangguhkan Sementara  Sengketa Tol Sumatera
dokumentasi progres jalan tol sumatera 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Demi menegakkan asas equality before the law, LBH-CIKA mengajukan penangguhan penahanan atas perkara kepemilikan tanah Jalur Tol Trans Sumatera.

Selain penangguhan penahanan, Gindha Ansori Wayka, dari LBH CIKA, mengatakan, pihaknya juga mengajukan penangguhan sementara perkara sengketa tanah Jalur Tol Trans Sumatera. kepada Polda Lampung dan Kejati Lampung. Itu karena perdatanya masih pada tahap tingkat banding (Pengadilan Tinggi Tanjung Karang).

Proyek Tol Sumatera di Lamsel Berimbas ke Bisnis Properti, Begini Perkembangannya

"Kami sedang ajukan penangguhan penahanan dan penangguhan perkara nomor: LP/628/IV/2018/LPG/SPKT, karena perkara perdatanya sedang tahap banding," ungkapnya, Senin (18/11).

Menurut Gindha, permohonan penangguhan dan penahanan perkara itu,harus dihentikan sementara jika ada persoalan pidananya.

Adapun dasar hukum penangguhan dan penahanan perkara itu antara lain Pasal 81 KUHP, Peraturan MA No. 1 Tahun 1956, SE Mahkamah Agung No 4 Tahun 1980

"Dasar hukum di atas juga mestinya digunakan oleh Kejati dan Polda Lampung dalam penghentian sementara perkara sengketa tol lainnya," ujarnya.

11 Rumah Tetap Kokoh Berdiri di Tengah Area Proyek Tol Sumatera, Begini Ceritanya

Gindha berharap, dengan permohonan ini Kapolda dan Kajati Lampung dapat mengimplementasikan asas equality before the Law dengan adil dan berlaku bagi setiap warga negara tanpa pandang bulu.

"Kami berharap dengan testimoni dan permohonan yang kami sampaikan, sengketa keperdataan terkait kepemilikan tanah yang dilalui jalur tol yang kini sedang tahap banding bisa rampung hingga berkekuatan hukum tetap (inkracht)," pungkasnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved