3 Atlet Wushu Lampung Sabet Medali Emas, Perak, dan Perunggu di Wugames 2019
Tiga atlet wushu Lampung dibawah naungan Wushu Saburai berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Wugames 2019 di Balairung Universitas Indonesia.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Tiga atlet wushu Lampung dibawah naungan Wushu Saburai berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Wugames 2019, yang merupakan Kejuaraan Wushu memperebutkan Piala Rektor Universitas Indonesia.
Kejuaraan itu berlangsung di Balairung Universitas Indonesia 14-17 November 2019 lalu.
Tiga Atlet Wushu meraih medali dalam Kejuaraan itu adalah Reynardi Gunawan (17) meraih medali emas xing yi quan A, perak nan gun (toya) A, dan perunggu nan dao (golok) A, dalam kategori Junior A (usia 16-18 tahun).
Al Khafi Damar Kencana (15) meraih medali perunggu qiang shu (tombak) B dalam kategori junior B (13-15 tahun).
Lalu Hadriantan (10) meraih medali perak xing yi quan C kategori Junior C (usia 7-12 tahun).
Reynardi Gunawan mengatakan, keberhasilannya meraih medali emas, perak, dan perunggu tidak terlepas dari latihan yang dijalaninya sejak bulan September 2019.
Reynardi latihan setiap senin-sabtu di Aula Kantor Demokrat pukul 19.00-21.00. Latihan yang dijalani adalah teknik dan fisik.
Reynardi juga menambahnya dengan latihan kelenturan dan jurus dirumah jika sedang ada waktu senggang.
Lalu gym di Spartan Gym untuk membentuk otot.
Selama latihan, lelah tidak pernah dirasakan Reynardi.
Sebab, dengan latihan terus justru staminanya semakin bertambah.
Namun Reynardi lututnya pernah cedera yang kemudian diatasinya dengan urut.
Bagi Reynardi, cedera itu sudah biasa bagi seorang Atlet Wushu, jadi Reynardi tidak mempermasalahkannya.
Reynardi sudah mulai latihan wushu sejak kelas 3 SD. Namun Reynardi baru serius latihan saat duduk dibangku SMP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/atlet-wushu-lampung.jpg)